Transaksi FKY 2026 Tembus Rp1 Miliar, Libatkan 1.767 Seniman
FKY 2026 resmi ditutup di Lapangan Beran, Slemam. Selama enam hari penyelenggaraan sejak Minggu (13/9), FKY mencatat transaksi lebih dari Rp1 miliar.
Tangkapan layar kegiatan Workshop Fotografi dan Jurnalistik secara daring yang diselenggarakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Yogyakarta dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Senin (6/12/2021)./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
JOGJA - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Yogyakarta menggelar kegiatan Workshop Fotografi dan Jurnalistik bagi para pegawai, Senin (6/12/2021). Kegiatan secara daring ini dilaksanakan dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia).
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC TMP B, Joko Santoso mengatakan rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi di lingkungan KPPBC TMP B sudah dimulai sejak pekan lalu. Dan pekan ini dilanjutkan dengan Workshop Fotografi dan Jurnalistik dengan pembicara dari Harian Jogja.
“Tujuan workshop ini untuk memberi bekal bagi pegawai Bea Cukai dalam menyajikan berita menarik, menyampaikan informasi yang jelas, didukung dengan gambar yang baik,” jelas Joko membuka workshop tersebut.
Redaktur Pelaksana Harian Jogja Nugroho Nurcahyo (Popon) yang menjadi pembicara pertama menyampaikan pentingnya press release atau siaran pers bagi institusi pemerintahan. Ia menyoroti sejauh ini website institusi pelat merah belum menyajikan kanal khusus untuk siaran pers, padahal keberadaannya bisa sebagai penyegaran informasi dari institusi yang bersangkutan.
Di Amerika Serikat, kata Popon, Boeing dan U.S. Customs and Border Pretection sudah menyajikan siaran pers baru setiap harinya. Keberadaan kanal khusus itu sangat dibutuhkan awak media sebagai bahan pemberitaan. “Jurnalis akan senang karena press release itu akan lebih legitimate [resmi],” tegas dia.
Terkait kapan siaran pers dibutuhkan, Popon menjelaskan institusi bisa kapan saja merilis siaran pers selama memiliki informasi yang penting untuk dibagikan. Seperti pengumuman, launching produk baru atau program baru, kerja sama, prestasi atau penghargaan, hasil riset, adanya pimpinan baru, atau saat institusi mengadakan acara. “Acara yang melibatkan jumlah massa besar, artis, atau banyak doorprize pasti akan menjadi perhatian media massa,” jelasnya.
Tidak hanya berbau berita positif, institusi juga penting untuk menanggapi kabar miring tentang institusinya yang sudah beredar di masyarakat. Siaran pers bisa menjadi wadah klarifikasi atau justru mengakui kekeliruan jika institusi merasa melakukan kesalahan. “Institusi akan lebih gentle dan akan lebih dihargai,” tegas Popon.
Dalam membuat siaran pers, institusi perlu membuat konetn yang unik dan signifikan, relevan dengan kebutuhan pembaca, dan memberikan nilai tambah.
Pembicara kedua yakni Herlambang Jati Kusumo menjelaskan seputar fotografi. Ia menyampaikan fotografi jurnalistik harus memiliki nilai berita, sesuai fakta atau prinsip jurnalistk, dan dilengkapi dengan keterangan foto (caption). Salah satu reporter Harian Jogja ini juga menjelaskan teknik dasar fotografi seperti teknik pencahayaan hingga teknik gerak.
Workshop tersebut tidak hanya diikuti pegawai dari KPPBC TMP B Yogyakarta tetapi juga dari Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Jateng-DIY, KPPBC TMP B Bandar Lampung, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, KPPBC TMP A Semarang, KPPBC TMP C Magelang, KPP Pratama Salatiga, dan juga Kantor Bea Cukai Dumai, Riau. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FKY 2026 resmi ditutup di Lapangan Beran, Slemam. Selama enam hari penyelenggaraan sejak Minggu (13/9), FKY mencatat transaksi lebih dari Rp1 miliar.
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.
Studi Stanford dan Berkeley menemukan 98,8% rekomendasi AI Alodokter dalam 402 konsultasi dinilai aman secara klinis oleh dokter Indonesia.
Bea Cukai menindak barang impor ilegal senilai Rp27,3 miliar berupa beras, garam, dan pakaian bekas dari empat wilayah pabean Indonesia.
KRI Sriwijaya akan menjadi kapal induk pertama Indonesia. Simak spesifikasi, mesin, pesawat, persenjataan, kapasitas, dan fungsi kapal.
Disdikpora DIY meminta sekolah menangani kasus kekerasan sejak awal agar persoalan tidak meluas dan menjadi perhatian publik.