Penyebab Harga Minyak Goreng Meroket Jelang Nataru

Penyebab Harga Minyak Goreng Meroket Jelang Nataruilustrasi minyak goreng - Antara
23 Desember 2021 05:27 WIB Setyo Puji Santoso Ekbis Share :

Harianjogja.com, SOLO - Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, harga komoditas minyak goreng di pasaran terpantau melonjak. Tingginya harga komoditas tersebut dikhawatirkan akan mengerek laju inflasi pada periode akhir tahun.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima mengaku terkejut dengan tingginya harga komoditas minyak goreng tersebut.

Pasalnya, dari harga normal yang seharusnya diangka Rp11.000, kini justru naik drastis.

"Ini sektor yang mengagetkan minyak goreng, yang sebelumnya Rp11.000 jadi Rp20.000," terangnya di sela acara sosialisasi 'Peran Penting CSR BUMN di Masyarakat' di hotel Brothers Solo Baru, Rabu (22/12/2021).

Menurutnya, lonjakan itu karena dipicu naiknya harga minyak goreng di pasar dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Sebagai penyikapannya, berbagai upaya sebenarnya telah dilakukan. Mulai dari membuat skenario melalui iuran sawit hingga kewajiban pasok domestik atau domestic market obligation (DMO).

"Tapi DMO katanya juga sampai merubah struktur harga. Maka kita akan lakukan pembahasan lagi," jelasnya.

Sementara untuk harga komoditas lainnya hingga saat ini terpantau stabil. Hal itu karena situasi konsumsi saat periode Nataru kali ini belum begitu tinggi.

"Apalagi ada pembatasan mobilitas masyarakat. Tentu ini juga membuat tingkat konsumsi tidak begitu tinggi," tandasnya.

Sumber : Bisnis.com