PDI Perjuangan DIY Luncurkan BAIS Yogyakarta untuk Soekarno Cup
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Foto bersama seusai penandatanganan Perjanjian Jual Beli Sertifikat Energi Terbarukan antara PLN dengan PT Ameya Livingstyle Indonesia dan PT Anggun Kreasi Garmen./Ist
JOGJA- Bertempat di PT Anggun Kreasi Garmen Bakal Dukuh, Argodadi, Sedayu, Bantul, dilakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Sertifikat Energi Terbarukan antara PLN dengan PT Ameya Livingstyle Indonesia dan PT Anggun Kreasi Garmen yang memproduksi baju, jaket, dan celana yang diekspor ke Asia dan Eropa.
Sertifikat Energi Terbarukan atau REC adalah suatu sertifikat yang membuktikan bahwa produksi Tenaga Listrik per Mega-Watt-hour(MWh) berasal dari Pembangkit Listrik Energi Terbarukan, dimana 1 (satu) unit REC mewakili produksi energi 1 MWh.
REC dapat di beli baik untuk individu maupun korporasi, 1 unit REC setara dengan 1 MWh. Bagi pelanggan yang berminat untuk membeli REC dapat langsung mengunjungi website https://layanan.pln.co.id/renewable-energy-certificate atau khusus untuk pelanggan korporasi dapat melalui Account Executive pada kantor PLN terdekat.
Dalam kesempatan ini PT Anggun Kreasi Garmen membeli 1.306 unit REC dan PT Ameya Livingstyle Indonesia membeli sebanyak 1.200 unit REC.
Ramesh Sundatam, Presiden Direktur PT Anggun Kreasi Garmen menyampaikan dengan ditekennya jual beli REC ini dapat berkontribusi terhadap green energy di Indonesia.
“Kreasi Garmen 30% dari Carbon Emission yang kami hasilkan berasal dari pemakaian listrik dan sudah dapat tereduksi dengan pembelian REC ini, kami berharap sektor industri lain bisa mengadaptasi langkah yang sama untuk turut berkontribusi terhadap perkembangan green energi di Indonesia. Kami berencana untuk melakukan kerjasama jangka panjang dengan PLN terkait hal ini. Kami juga berharap pelanggan pelanggan PLN lainnya juga berpikir ke arah yang sama dan membeli REC ini," ujar Ramesh dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (31/12/2021).
Sementara itu, Manager UP3 Ahmad Mustaqir menjelaskan, konsumen yang menginginkan pasokan listrik yang bersumber dari Pembangkit Energi Terbarukan memiliki sertifikat renewable energy sehingga pengakuan atas pelaporannya diakui secara internasional.
"PLN berkomitmen meningkatkan hasil penjualan REC untuk mengembangkan kapasitas pembangkit energi terbarukan di Indonesia menuju target nasional energi terbarukan pada tahun 2025 sebesar 25%," pungkasnya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Jalan Kweni-Druwo, Sewon, Bantul ditutup hingga 7 Desember 2026 akibat pembangunan jembatan. Simak rekayasa lalu lintas dan jalur alternatifnya.
Pasien obesitas hampir 300 kilogram di Sragen dievakuasi 15 petugas gabungan ke RSUD setelah mengalami sesak napas dan tubuh lemas.
Yamaha kembali menghadirkan ruang ekspresi bagi generasi muda melalui Fazzio Youth Festival 2026, ajang tahunan yang memadukan kreativitas, olahraga
PSI Bantul merampungkan kepengurusan di 17 kapanewon dan 76 DPRt, lalu memulai konsolidasi dan pendidikan politik menuju Pemilu 2029.
Kasus HIV/AIDS di Gunungkidul bertambah 36 hingga Mei 2026. Dinkes mencatat 372 pasien rutin berobat, termasuk 13 anak.