Advertisement

Ekspor Lemak dan Minyak Hewan/Nabati Indonesia Meningkat Sampai 300%

Bernadheta Dian Saraswati
Jum'at, 15 Juli 2022 - 14:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Ekspor Lemak dan Minyak Hewan/Nabati Indonesia Meningkat Sampai 300% Foto aerial pelabuhan peti kemas Koja di Jakarta. (25/12 - 2019). Bisnis / Himawan L Nugraha

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kegiatan ekspor di Indonesia mengalami kenaikan. Hal itu terlihat dari data nilai ekspor pada Juni 2022 kemarin. 

Dilansir Harianjogja.com dalam paparannya di laman bps.go,id., nilai ekspor Indonesia Juni 2022 mencapai US$26,09 miliar atau naik 21,30 persen dibanding ekspor Mei 2022. Sementara jika dibanding Juni 2021 (year on year/yoy), nilai ekspor naik sebesar 40,68 persen.

Kenaikan juga terjadi untuk sektor nonmigas. Ekpor nonmigas pada Juni 2022 mencapai US$24,56 miliar, naik 22,71 persen dibanding Mei 2022, dan naik 41,89 persen dibanding ekspor nonmigas pada tahun sebelumnya (Juni 2021).

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia selama semester pertama 2022 (Januari–Juni 2022) mencapai US$141,07 miliar atau naik 37,11 persen dibanding periode yang sama tahun 2021. Sementara ekspor nonmigas mencapai US$133,31 miliar atau naik 37,33 persen.

Baca juga: Bea Cukai Jogja Layani Ekspor 2 Kontainer Glove Produk Gunungkidul

Berdasarkan catatan BPS, komoditas lemak dan minyak hewan/nabati menjadi sektor nonmigas terbesar yang dieskpor ke luar negeri. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Juni 2022 terhadap Mei 2022 terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$2.538,9 juta (300,66 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar US$491,7 juta (18,02 persen).

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Juni 2022 naik 25,82 persen dibanding periode yang sama tahun 2021, demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan naik 13,19 persen dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 107,19 persen.

Ekspor nonmigas Juni 2022 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$5,09 miliar, disusul India US$2,53 miliar dan Amerika Serikat US$2,46 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 41,06 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar US$5,08 miliar dan US$1,68 miliar.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Juni 2022 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$19,23 miliar (13,64 persen), diikuti Kalimantan Timur US$16,06 miliar (11,39 persen) dan Jawa Timur US$12,87 miliar (9,12 persen).

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Sabtu, 1 Oktober 2022

Jogja
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 09:07 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement