JBBA 2026, Saatnya Dunia Usaha Berandil Cetak Talenta Masa Depan
JBBA 2026 menyoroti peran dunia usaha dalam membangun SDM adaptif di era AI dan transformasi digital di Jogja.
Ilustrasi Startup. Bisnis/Arief Hermawan P
Harianjogja.com, JAKARTA - Gejolak ekonomi yang belum stabil membuat sejumlah perusahaan startup melakukan efisiensi karyawan. Salah satu yang terbaru yakni Shopee.
Perusahaan tersebut telah melakukan PHK kepada ratusan karyawannya pada 19 September 2022 sebagi upaya efisiensi.
Tak tanggung-tanggung, jumlah karyawan Shopee yang terkena PHK mencapau 3% dari total karyawan yang jumlahnya diperkirakan mencapai 187 orang.
Sebelumnya, Zenius, LinkAja dan JD.ID juga melakukan langkah serupa untuk tetap bertahan di tengah kondisi ekonomi yang masih labil.
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, memprediksi musim pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup akan berlangsung dalam waktu yang lama.
BACA JUGA: Berkembang Pesat, Indonesia Berpeluang Jadi Crypto Hub Global
Kondisi ini terjadi lantaran perusahaan-perusahaan yang tak kuat dari sisi pendanaan akan tumbang. "PHK akan terus terjadi sampai dua tahun ke depan, yang gagal survive akan gugur," ucap Heru saat dihubungi, Senin (19/9/2022).
Heru mengatakan bisnis perusahaan rintisan menghadapi pelbagai tantangan karena pengaruh ekonomi global.
Menurut Heru, selain melakukan PHK, startup-startup yang tak kuat menghadapi gelombang musim dingin yang menimpa industri berbasis teknologi digital itu akan melakukan pengetatan besar.
Efisiensi yang dilakukan oleh startup kemungkinan bukan hanya soal pemecatan atau PHK karyawan.
Akan tetapi, efisiensi itu mencakup pengurangan fasilitas hingga gaji. Perusahaan pun cenderung akan mencari tenaga kerja baru yang lebih murah ketimbang standar gaji pegawai lama.
"Ke depan, ia pun melihat bisnis startup untuk masing-masing sektor hanya akan diisi oleh dua hingga tiga pemain besar. "Tapi seperti ride hailing kemungkinan hanya dua pemain besar," tutur Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PT Virgo Karya Shipping memberikan pendampingan hukum kepada nakhoda Kapal Virgo Transport 8 yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Sarmuji resmi menjadi Menperin menggantikan Agus Gumiwang. Kadin meminta empat persoalan industri segera menjadi perhatian.
Koperasi Semesta belum bisa memasok susu untuk MBG karena produksi terserap industri dan UMKM. Populasi sapi akan ditambah 200 ekor.
BPS mencatat inflasi September 2026 mencapai 3,28% secara tahunan. Program MBG turut mendorong kenaikan harga daging ayam ras.
KDMP Sendangmulyo Sleman belum diserahterimakan, tetapi ditemukan kerusakan pada drainase dan talang dalam evaluasi fisik.