2.790 Relawan Sleman Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Sebanyak 2.790 relawan bencana Sleman kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab beri jaminan keselamatan dan perlindungan kerja.
Pelaksanaan pelatihan Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit bagi Tenaga Penanggungjawab dan Pelaksana Lapangan Pengendali Hama di Hotel Puri Artha Jogja, Senin (16/1/2023). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, JOGJA- Peningkatkan kapasitas tenaga penanggungjawab dan pelaksana lapangan perusahaan pest control masih perlu ditingkatkan sebagai syarat memenuhi perizinan. Usaha jasa jenis ini pasarnya masih dikuasai asing mengingat perusahaan lokal kesulitan memperoleh izin karena banyaknya persyaratan untuk kapasitas tenaga.
Sekadar untuk diketahui pest control merupakan suatu bidang usaha jasa yang memiliki tugas utama untuk mengendalikan hama lingkungan atau permukiman, seperti nyamuk, lalat, kecoa, semut, tikus, dan lain sebagainya.
Selain disiapkan untuk bersaing dengan perusahaan pest control dari luar negeri, peningkatan kompetensi profesi ini juga untuk memenuhi Pemenkes No.14/2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan.
Sekjen Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) Ricad Efendi Siregar mengatakan pangsa pasar perusahaan pest control di Indonesia sekitar 10% hanya dari perusahaan lokal dan selebihnya dikuasai perusahaan asing. Dia mencatat terdapat 10 perusahaan asing yang bergerak dari pest control berasal dari luar negeri seperti Jepang, China, Inggris, Swedia dan negara lainnya.
Di sisi lain, kebutuhan tenaga pest control sangat tinggi seiring dengan pertumbuhan unit-unit usaha di Indonesia. Sayangnya untuk pengurusan permohonan izin secara OSS perusahaan pest control masih mengalami kendala. Dia mencatat ada lebih dari 1.000 perusahaan yang mengajukan izin di OSS (Online Single Submission), namun dari jumlah itu hanya 90 perusahaan saja yang bisa masuk ke link OSS dan sangat sedikit yang telah mendapatkan izin.
"Salah satunya karena perusahaan pest control lokal belum bisa memenuhi syarat. Oleh itu, tenaga penanggungjawab dan tenaga pelaksana pengendali hama perlu ditingkatkan kapasitasnya," kata Sekjend Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) Ricad Efendi Siregar, Senin (16/1/2023).
Untuk bisa bersaing dengan perusahaan asing yang bergerak di bidang pest control tersebut, lanjutnya, maka Asosiasi DIY bersama Perkumpulan Entomologi Kesehatan Indonesia (PEKI) DIY menggelar pelatihan Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit bagi Tenaga Penanggungjawab dan Pelaksana Lapangan.
Ketua Panitia Pelatihan Salva Yurivan Saragih mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh 67 perusahaan pest control dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta mendapatkan pelatihan selama lima hari di Jogja. Peserta juga mendapatkan praktik langsung pengendalian hama di Semarang, Jawa Tengah.
Di DIY, katanya, banyak perusahaan yang menggunakan jasa pest control mulai dari perhotelan, restoran dan sektor lainnya. "Kami berkolaborasi antara asosiasi di DIY dan Jawa Tengah dan PEKI DIY dan Jawa Tengah untuk meningkatkan profesionalisme bagi tenaga penanggungjawab dan pelaksana lapangan pengendali hama," katanya.
Ketua PEKI DIY-Jateng Andiyatu mengatakan untuk mendirikan perusahaan pest control atau perpanjangan salah satu syaratnya harus memiliki SDM atau penanggungjawab berasal dari entomolog kesehatan atau yang sudah mendapatkan pelatihan. "Kalau itu tidak ada, ya tidak akan lolos persyaratan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.790 relawan bencana Sleman kini terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab beri jaminan keselamatan dan perlindungan kerja.
BMKG mencatat 3.055 gempa susulan di Flores setelah gempa M7,7. Terbesar M6,2, sementara BNPB siapkan bantuan rumah warga terdampak.
Dishub Jogja menegaskan target pendapatan parkir harus tetap menjaga kelancaran lalu lintas dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo membeberkan hasil uji laboratorium terkait dugaan kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 mengusung tema LAKU dan menghadirkan beragam program sastra serta 2.500 puisi dari penulis se-Indonesia.
Thalita Wiryawan tersingkir dari BWF World Championships 2026 setelah kalah dari An Se Young dengan skor 15-21, 11-21.