Advertisement

Gegara Pandemi, Kang Sayur Kini Jadi Andalan bagi Pencinta Makanan Sehat

Sirojul Khafid
Sabtu, 18 Maret 2023 - 09:27 WIB
Arief Junianto
Gegara Pandemi, Kang Sayur Kini Jadi Andalan bagi Pencinta Makanan Sehat Manajer Operasional Kang Sayur, Ari Nofita. - Harian Jogja/Sirojul Khafid

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Memulai usaha saat pandemi dengan menyediakan sayur dan buah segar, Kang Sayur kini menjadi andalan para pekerja sibuk untuk menyatukan kebutuhan kepraktisan dan kesehatan makanan.

Rasa-rasanya selalu ada dua pilihan dalam mengonsumsi makanan. Proses instan tapi tidak sehat, atau proses pengolahan lama tetapi sehat. Apakah keduanya tidak bisa berbaur? Ya sehat, ya instan?

Advertisement

Mari menengok ke toko Kang Sayur. Usaha yang berada di bawah naungan PT Berlian Promosindo (TEGSA) ini ada sejak 2020, di awal-awal pandemi. Perusahaan yang utamanya bergerak di bidang wisata kala itu cukup terpuruk. Semua orang banyak di rumah, tidak ada yang berwisata.

Satu keran usaha memang macet, tetapi keran lain justru terbuka. Saat banyak orang di rumah, kebutuhan yang tetap harus berjalan yaitu makan. Kang Sayur hadir sebagai penyedia makanan yang siap mengantarkan ke rumah-rumah.

Produk awalnya salad sayur. Manajer Operasional Kang Sayur, Ari Nofita, mengatakan saat awal-awal menawarkan salad sayur, permintaan cukup tinggi. “Langsung ramai membeludak, benar-benar mengena di Jogja. Sehari bisa menjual salad sebanyak 100-150 boks. Dulu belum pakai Gojek, masih mengantarkan sendiri, kami dapurnya di Godean, [Sleman],” kata Ari, saat ditemui di TEGSA, di kompleks perkantoran Hotel Alana, Sleman, Kamis (9/2/2023).

BACA JUGA: Konsumsi Buah dan Sayur Warga Kota Jogja Meningkat

Selang dua pekan, produk bertambah dengan paket sayur. Ada beberapa jenis paket sayur yang di dalamnya berisi kombinasi sayur untuk jenis masakan tertentu, cara masak, informasi manfaat sayur, sampai komposisi memasak. Misalnya paket sayur sup.

Dalam kantong plastik sudah ada wortel, buncis, sampai jagung manis. Semua sudah dicuci dan dipotong. Semua tertata dan dipisah masing-masing komponen beserta bumbu yang juga sudah terpotong-potong.

Berbeda dengan beberapa kompetitor lain, yang kadang tidak menata dengan rapi semua komposisi. Kadang bumbunya juga belum dikupas, bahkan tidak jarang bumbunya hanya masako. Kang Sayur mencoba memperhatikan sisi kesehatannya.

Komposisi sayur ini sudah memperhatikan gizi dalam setiap paketnya. Pengolah sayur dan buah merupakan chef yang sebelumnya bekerja di hotel. “Tinggal masukin-masukin semua bahan [ke tempat memasak] kayak mi instan, enggak perlu lagi proses motong, nyuci, dan lainnya. Enggak perlu ngupas bumbu, enggak perlu ngulek, tinggal masak kaya masak mi instan,” kata perempuan berusia 36 ini.

Untuk paket sayur, ada menu sup, tumis kangkung, capcay sosis dan bakso, sambal oseng krecek, smbel oseng jipang, oseng tempe, tahu blackpaper, sampai brokoli oyster sauce. Harganya beragam, mulai dari Rp20.000, Rp22.500, sampai Rp27.500. Sementara harga salad berkisar Rp22.000. Adapun menu yang best seller adalah sup brokoli, capcay, tahu black paper, dan buncis. 

Jaga Kesegaran

Agar tetap menjaga kesegaran sayur dan buah, proses pemotongan sayur dan buah baru dilakukan saat pesanan sudah masuk. Sehingga tidak terlalu lama di kemasan. Setelah dipotong, paket sayur bisa bertahan di suhu ruangan sekitar sehari. Sementara di kulkas bisa bertahan sekitar lima hari.

Kepraktisan ini yang kemudian menemukan jenis konsumennya sendiri. “[Pembeli paket sayur] kebanyakan ibu-ibu pekerja seperti pegawai bank, dosen, notaris, dan lainnya. Ibu pekerja yang cukup sibuk,” kata Ari.

Salah satu produk Kang Sayur. (Istimewa)

Dalam menyediakan bahan baku sayuran yang cukup laris, Kang Sayur bekerja sama dengan petani. Bahan baku yang banyak digunakan seperti selada air, brokoli, dan wortel. Tidak jarang pula Kang Sayur safari ke kampung-kampung untuk mencari bahan baku seperti daun pepaya. Jenis sayur itu sering ditanam warga di depan rumah.

Lantaran pasar Kang Sayur merupakan masyarakat pekerja, pesanan labih ramai di hari kerja dibanding akhir pekan. Saat hari kerja mereka mengutamakan kepraktisan. Sementara pada akhir pekan, banyak yang memilih makan sembari jalan-jalan.

“Kalau hari kerja gitu ramai [pesanan], karena praktis buat ngolahnya,” katanya. “Secara pasar memang menengah ke atas, meski masih tergolong ekonomis. Bahan baku kami cukup premium dan diolah oleh chef dengan pertimbangan tertentu.”

Di samping paket sayur yang umum, ada pula paket sayur dan buah untuk diet. Chef yang meracik paket ini cukup memperhatikan komposisi di dalamnya. Sehingga tidak sekadar makan sayur, tapi juga mendapat asupan yang bisa menunjang kesehatan.   

Dalam perkembangannya, tidak hanya sayur dan buah, Kang Sayur juga menyediakan frozen food seperti ayam rujak, ayam kalasan, ayam kemangi, rendang dan oseng mercon, serta lainnya. Tersedia pula makanan siap saji seperti nasi goreng, kwetiaw, bihun goreng, dan lainnya. 

TENTANG USAHA

Merek usaha:

Kang Sayur

Tahun berdiri:

2020

Instagram:

kangsayurjogja

Alamat kantor:

Mataram City Walk No. 4, Jalan Palagan Tentara Km. 7, Mudal, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Tarif Rp20 Ribu, Berikut Jadwal dan Titik Keberangkatan Bus Damri dari Bantul ke Bandara YIA

Jogja
| Kamis, 20 Juni 2024, 05:07 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Punya Pantai Terbaik untuk Berselancar, Ini Daftarnya

Wisata
| Senin, 17 Juni 2024, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement