Advertisement
PLN: Tak Ada Gangguan Kelistrikan Masif Setelah Gempa Bantul
Petugas PLN mengecek jaringan kelistrikan. - ist - PLN Persero
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— PT PLN (Persero) menyebut tidak ada gangguan kelistrikan masif di Kabupaten Bantul, DIY pasca kejadian gempa. General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Soffin Hadi mengatakan gangguan kelistrikan parah hanya terjadi di Kebumen, Jawa Tengah.
"Bantul tidak ada gangguan masif dari sisi kelistrikan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), namun memang banyak warga yang mengalami kerusakan pada bangunan rumahnya," katanya keterangan resmi, Senin (3/7/2023).
Advertisement
Petugas PLN, menurutnya bergegas melakukan penormalan jaringan listrik serta menyalurkan bantuan dalam bentuk renovasi rumah dan paket sembako.
Soffin mengatakan berkat teknologi remote SCADA jaringan listrik tegangan menengah telah normal kembali. Ia berharap gempa susulan tidak terjadi kembali.
"Jika masih terdapat warga yang mengalami gangguan kelistrikan silakan bisa melapor melalui Contact Center 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile pada menu pengaduan gangguan," ujarnya.
BACA JUGA: Dianggap Ganggu Pengendara, Anak Punk di Kulonprogo Digelandang Polisi
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, prioritas pertama PLN adalah melakukan pengamanan aset kelistrikan agar tidak membahayakan warga. Kemudian petugas akan melakukan penormalan jaringan listrik dan memberikan bantuan dalam bentuk renovasi rumah dan paket sembako.
PLN melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) memberikan bantuan berupa renovasi untuk delapan rumah dan 250 Paket Sembako bagi warga terdampak. Salah satu dari penerima bantuan adalah Ponem (80) warga Dusun Bangen, Bangunjiwo, Kabupaten Bantul.
"Saat ini, fokus kami adalah mengamankan jaringan kelistrikan untuk menjaga keselamatan warga. Kami juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DIY, TNI-Polri serta stakeholder terkait untuk memberikan bantuan pada warga yang terdampak bencana," ujar Darmawan.
Sebelumnya, pasca gempa Bantul bermagnitudo 6,6 SR dengan episentrum Bantul, DIY Jumat (30/6/2023), PLN langsung melakukan pemulihan sistem kelistrikan dan bantu pemulihan masyarakat terdampak. Pada Sabtu, (1/7/2023) pukul 03.40 WIB aliran listrik pada lebih dari 34 ribu pelanggan terdampak gempa di pantai selatan Jawa Tengah, DIY dan dan Jawa Timur telah kembali menyala kurang dari 8 jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Mensesneg: Harga BBM Belum Berubah, Warga Diminta Tak Terpengaruh Isu
- KPK: Deadline Makin Dekat Banyak Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Aturan KBLI 2025 Terbit, Izin Usaha Makin Akurat dan Terintegrasi
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Trihari Suci di Mlati Sleman Siap Digelar, Gereja Sudah Disterilkan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BSI Salurkan Zakat Rp289 Miliar ke BAZNAS, Terbesar di Indonesia
- Harga Plastik di Jogja Melonjak hingga 70 Persen, Penjualan Anjlok
- Serapan Anggaran di DIY Masih Rendah, TKD Jadi Penopang
- Inflasi DIY Maret 2026 0,45 Persen, Lebih Rendah dari Februari
- Aturan BBM Subsidi Baru, Logistik Nasional Terancam Terganggu
Advertisement
Advertisement








