Pengguna QRIS di DIY Tembus 1,2 Juta, Transaksi Capai Rp6,85 Triliun
BI DIY mencatat pengguna QRIS mencapai 1,20 juta hingga Agustus 2026. Jumlah merchant 1,17 juta dengan transaksi Rp6,85 triliun.
Kemiskinan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2023 di posisi 11,04%. Dibandingkan September 2022 mengalami penurunan 0,45 persen poin dan jika dibandingkan Maret 2022 turun 0,30 persen poin dimana posisi Maret 2022 sebesar 11,34%.
Asisten Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan DIY, Tri Saktiyana mengatakan adanya perbaikan penanganan kemiskinan di wilayah DIY.
BACA JUGA : Kemiskinan di DIY Berangsur-angsur Menurun, Ini Datanya
"Penurunan ini tentunya didukung dari sinergitas dan kepedulian lintas sektor yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di DIY, Kabupaten/Kota, Pemerintah Kapanewon/ Kemantren, Pemerintah Kalurahan/Kelurahan,masyarakat, CSR dan lembaga-lembaga lain," ucapnya, Selasa (18/7/2023).
Menurutnya persentase penduduk miskin DIY akan terus diupayakan turun. Upaya pengentasan kemiskinan, kata Tri, bisa dilihat dari penurunan persentase penduduk miskin. "Upaya Pemda DIY dalam mengentaskan rakyat dari kemiskinan patut mendapatkan apresiasi."
Dia menjelaskan target persentase kemiskinan di DIY 2023 sebesar 10,66%. Tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DIY 2022-2027. DIY optimis target tersebut dapat tercapai di 2023 dan tercapai di akhir periode 2027.
Lebih lanjut dia mengatakan, meski rata-rata angka kemiskinan di DIY masih di atas rata-rata angka kemiskinan nasional, namun jika dilihat dari 10 tahun terakhir (2012-2022), DIY mengalami penurunan tertinggi dibandingkan provinsi lain di Pulau Jawa.
"Total penurunan di DIY selama 10 tahun terakhir adalah -4,39%, selanjutnya berurutan adalah Jawa Tengah -4,36%, Jawa Timur -2,91%, Jawa Barat -2,11%, Banten +0,39% dan DKI Jakarta +0,92%."
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan secara nasional ada 16 provinsi dengan persentase penduduk miskin di atas rata-rata nasional dan 18 provinsi di bawah rata-rata nasional.
"Dan secara nasional ada 27 provinsi yang mengalami penurunan kemiskinan, salah satunya DIY. Sehingga dengan penurunan ini DIY Maret 2023 posisinya ada pada nomor 14 dari urutan terbesar ke terkecil dibandingkan September 2022 untuk posisi Maret," ucapnya.
BACA JUGA : Ribuan Warga Miskin Ekstrem di Kota Jogja Diduga
Garis kemiskinan DIY pada Maret 2023 sebesar Rp573.022 per kapita per bulan atau meningkat 3,93% dibandingkan September 2022 besarnya Rp551.342 per kapita per bulan. Garis kemiskinan DIY lebih tinggi dari nasional Rp550.458 per kapita per bulan.
"Jadi garis kemiskinan DIY lebih tinggi dari nasional. Garis kemiskinan makanan tercatat Rp414.480 per kapita per bulan. Sedangkan non makanan Rp158.542 per kapita per bulan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BI DIY mencatat pengguna QRIS mencapai 1,20 juta hingga Agustus 2026. Jumlah merchant 1,17 juta dengan transaksi Rp6,85 triliun.
Uji coba MBG prasmanan di SDN Soprayan Sleman melibatkan enam siswa sebagai pelayan. Siswa dapat menyesuaikan porsi makanan sesuai kebutuhan.
KPU Surakarta menegaskan verifikasi ijazah Gibran saat Pilkada 2020 dilakukan sesuai prosedur melalui kementerian dan Bakorwil VII.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Kamis 8 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Meutya Hafid menegaskan pembangunan pusat data AI harus mempertimbangkan ketersediaan air, energi, dan konektivitas agar tak ganggu masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Kamis 8 Oktober 2026, tersedia di Nanggulan. Simak lokasi, jam layanan dan syarat perpanjangan.