Advertisement
Ini 5 Bank Tertua di Indonesia Menurut Catatan LPS
Nasabah di bank - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memberikan informasi mengenai mana saja bank-bank tertua di Indonesia melalui akun Instagram resminya @lps_idic. Bank-bank tertua tersebut disebutkan sudah ada sejak masa penjajahan.
Jumlah bank di Indonesia saat ini tercatat sebanyak 105 bank umum per Mei 2023. Berikut ini daftar 5 bank tertua di Indonesia:
Advertisement
1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)
Bank yang fokus pada segmen usaha wong cilik atau UMKM ini didirikan di Purwokerto pada 16 Desember 1895 oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja. Sebelum bernama BRI, bank ini memiliki nama Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden.
Saat ini, BRI menjadi bank dengan aset jumbo senilai Rp1.805,15 triliun per semester 1/2023, naik 9,21% yoy dari Rp1.652,84 triliun.
2. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN)
BTN saat ini dikenal sebagai bank BUMN yang berfokus pada segmen kredit pemilikan rumah (KPR). Bank ini didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada 1897 dengan nama Postspaar Bank. Per semester I/2023, BTN mencatatkan aset Rp400,54 triliun atau tumbuh 4,93 yoy dengan laba Rp1,47 triliun.
BACA JUGA: Zoom Mengembangkan Fitur Catatan yang Bisa Diedit saat Online
3. PT Bank QNB Indonesia Tbk. (BKSW)
Dilansir dari website resminya, sebelum akhirnya bernama Bank QNB Indonesia, pada awal berdiri bernama NV Chunghwa Sangyeh Maatschappij, yang didirikan di Medan pada 1913.
Sebelum QNB masuk menjadi pemegang saham, bank ini pernah bernama PT Bank Kesawan Tbk. mulai 1965 dan memperoleh izin sebagai bank umum devisa pada 1996.
Lalu, berganti nama menjadi PT Bank QNB Kesawan Tbk. pada 2011 seiring dengan penguatan struktur permodalan melalui rights issue dan menjadikan QNB Group sebagai pemegang saham pengendali.
Pada 2014, bank kembali bertransformasi dengan mengubah nama dan logo menjadi PT Bank QNB Indonesia Tbk. Kini kepemilikan saham QNB tercatat sebesar 92,48%.
4. PT Bank Woori Saudara Tbk. (SDRA)
Menurut situs perseroan, bank ini berdiri pada 1906 dengan nama Himpunan Saudara yang berdiri atas prakarsa 10 saudagar Pasar Baru dan menjadi badan hukum PT Bank Tabungan Himpunan Saudara 1906 pada 1975.
Selanjutnya, perseroan mendapatkan status bank umum pada 1993. Pada periode 2014-2015, Bank Himpunan Saudara 1906 merger dengan PT Bank Woori Indonesia dan berlaku efektif sejak 30 Desember 2014. Bank pun berumah nama menjadi Bank Woori Saudara.
5. PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP)
Didirikan pada 4 April 1941 di Bandung dengan nama NV Nederlandsch Indische Spaar En Deposito Bank. OCBC NISP mendapatkan status bank devisa pada 1990. Pada 2005, OCBC Bank Singapura menjadi pemegang saham mayoritas melalui akuisisi dan penawaran tender saham publik. Bank NISP pun menggunakan nama baru Bank OCBC NISP pada 2008.
Saat ini, OCBC Overseas Investments Pte. Ltd. mengenggam saham bank sebanyak 19,52 miliar saham atau setara 85,08% saham Bank OCBC NISP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Ratusan Ribu Pemudik Belum Pulang, GT Purwomartani Siap-siap Ramai Lag
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Pemerintah Berupaya BBM Subsidi Tetap Aman Saat Dunia Bergejolak
Advertisement
Advertisement





