Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditutup Lagi Mulai 20 September, Ini Alasannya
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
Tangki BBM./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Pasca kenaikan harga BBM RON 92 atau Pertamax dari Rp13.300 menjadi Rp14.000 per liter pada 1 Oktober 2023 lalu, angka konsumsi Pertamax di Jawa Tengah (Jateng) dan DIY turun tipis 0,1%.
Area Manager Communication, Relation & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan proporsi Pertamax dari total konsumsi BBM gasoline di Jateng & DIY adalah 16,4% di bulan Oktober 2023. "Dibandingkan sebelumnya pada September 2023, proporsinya adalah 16,5%. Secara proporsi, hanya turun, 0,1%," ucapnya, Jumat (20/10/2023).
Brasto mengatakan, Pertamina selalu mengimbau konsumen yang mampu untuk membeli BBM nonsubsidi. Menurutnya BBM Pertamax dan Pertamax Turbo memiliki kualitas yang lebih baik bagi kendaraan serta lebih ramah lingkungan.
"Pertamax Series juga memiliki pelanggan loyal. Adapun Pertamina Patra Niaga memiliki promo-promo menarik untuk BBM non subsidi yang bisa di cek di aplikasi MyPertamina, " jelasnya.
BACA JUGA: Harga Impor Minyak Mentah Naik, Pembelian Pertalite akan Dibatasi
Sebelumnya, Pengamat Ekonomi Energi UGM, Fahmy Radhi mengatakan kenaikan ini menyebabkan disparitas harga hingga Rp4.000 per liter dari BBM RON 90 atau Pertalite.
Disparitas yang tinggi ini akan memicu konsumen untuk beralih ke Pertalite. Jika migrasi ini tidak bisa dicegah akan menyebabkan kuota Pertalite jebol. Bakal terjadi antrian panjang dan mungkin juga menyebabkan kelangkaan.
"Sebagian besar konsumen Pertamax akan pindah ke Pertalite, kecuali mungkin bagi pemilik mobil-mobil mewah, dia akan bertahan. Tapi bagi konsumen kelas menengah yang pakai Pertamax akan pindah," paparnya.
Untuk memperkecil disparitas ini salah satu opsinya adalah menaikkan harga Pertalite misalnya Rp2.000 per liter. Namun jika dinaikkan berisiko pada inflasi dan mengurangi daya beli masyarakat.
Solusi lainnya adalah dengan melakukan pembatasan pembelian Pertalite. Sehingga Pertalite benar-benar dikonsumsi oleh masyarakat yang membutuhkan subsidi. Sebab selama ini banyak yang salah sasaran dalam jumlah besar. "Kalau pembatasannya Pertamina bersikukuh dengan MyPertamina enggak efektif, enggak bisa untuk pembatasan," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 18 September 2026 melayani 24 perjalanan rute Stasiun Tugu-YIA PP. Cek jam keberangkatan dan waktu tempuhnya.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda Jogja Jumat 18 September 2026 di Berbah Sleman. Cek lokasi, syarat BPJS Kesehatan, dan biaya PNBP.