Fadli Zon Berharap Seniman Pasifik Jadi Duta Budaya Indonesia
Fadli Zon berharap peserta IPCC 2026 membawa budaya Indonesia ke negara masing-masing setelah mengikuti residensi seni di Jogja selama 10 hari.
Pemudik bersiap menaiki bus tujuan luar daerah di terminal Giwangan, Kota Jogja, Jumat (23/4/2021). /Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pertumbuhan ekonomi Triwulan III/ 2023 sebesar 4,96% secara tahunan (year-on-year/yoy). Sektor transportasi turut berkontribusi positif pada perekonomian DIY.
Meski tidak masuk lima besar sektor penyumbang pertumbuhan ekonomi DIY, sektor transportasi tumbuh 13,35% menyumbang 5,58% pada struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). "Ada beberapa kegiatan yang justru meningkat lebih cepat lagi antra lain transportasi, meningkat 13,35 persen. Kita tahu pada 2022 masih menghadapi pandemi, sehingga mobilitas penduduk masih lebih rendah dibandingkan 2023 Triwulan III," kata Statistisi Ahli Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono dalam konferensi pers beberapa hari lalu.
Baca Juga: Dukung Trans Jogja, Angkutan Umum ke Wisata Parangtritis Akan Dibuka Kembali
Ketua Paguyuban Pelaku Angkutan Pariwisata Yogyakarta, Hantoro mengatakan kenaikan transportasi disebabkan beberapa faktor. Seperti tempat pariwisata yang sudah mulai dibuka, sekolah dan kampus yang mulai melakukan kegiatan studi, hingga kunjungan dari industri.
"Itu banyak yang gunakan jasa angkutan pariwisata, pasti saja kenaikan itu didukung dari dibukanya tempat wisata, sekolah dan kampus dan intansi sudah perjalanan dinas," ucapnya, Kamis (9/11/2023).
Baca Juga: Transportasi Publik di DIY Tak Laku, Pengamat: Persulit Akses Kendaraan Pribadi!
Menurutnya pengguna layanan transportasi tahun ini sudah lebih flat dibandingkan tahun lalu yang cenderung naik turun. Di akhir tahun akan banyak siswa, mahasiswa, dasawisma hingga pengajian yang lakukan kegiatan wisata.
"Ya sudah stabil [tahun ini] karena sudah gak ada larangan, sudah enggak ada berita omicron dan lainnya."
Baca Juga: Jadwal Keberangkatan Bus Damri Jogja-Bandara YIA, Klik di Sini
Lebih lanjut dia menyampaikan, terkait dengan tahun politik akan ada pengaruhnya. Misalnya saat sedang ada pegerakan masa mungkin transportasi akan kecipratan berkah dengan disewa. Namun di sisi lain saat kampanye jalanan akan macet dan kurang kondusif.
"Di saat pergerakan masa kepentingan pergerakan masa mungkin disewa tapi di saat kampanye seperti itu kami juga gak bisa jalan keadaan ya, juga macet dan juga gak kondusif keamanannya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fadli Zon berharap peserta IPCC 2026 membawa budaya Indonesia ke negara masing-masing setelah mengikuti residensi seni di Jogja selama 10 hari.
Karhutla Gunung Lawu di Karanganyar meluas hingga 490 hektare. Api mengarah ke Segorogunung dan Tambak, sementara kabut menghambat pemadaman udara.
Pameran seni rupa Nandur Srawung memasuki penyelenggaraan ke-13 dengan pendekatan baru untuk membaca perkembangan seni kontemporer Indonesia.
AAUI Yogyakarta bersama FKIJK menggelar literasi industri jasa keuangan bagi mahasiswa UGM untuk meningkatkan pemahaman tentang asuransi
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Polres Bantul mengamankan dua pelajar berusia 17 tahun dalam kasus pembacokan di Imogiri. Korban berusia 18 tahun mengalami empat jari putus.