Advertisement
Brand Fashion Tunique Ikut Ramaikan Gelaran Jogja Fashion Week 2023

Advertisement
JOGJA—Salah satu brand fashion lokal, Tunique turut meramaikan gelaran Jogja Fashion Week (JFW) 2023 di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, Jumat (10/11/2023). Sebanyak delapan model pakaian khas Tunique disajikan dalam gelaran ini.
Fashion Designer Tunique, Yashinta Amanda mengatakan Tunique merupakan brand dari Jogjakarta yang diproduksi di Klaten, Jawa Tengah. Tunique ini merupakan jenama baru berusia empat tahun. JFW 2023 ini menjadi event pertama yang diikuti Tunique untuk lebih mengenalkan merek ke masyarakat luas.
Advertisement
"Tunique bisa dibilang brand yang masih baru kita coba ikut fashion show dengan tujuan memperkenalkan tunik ke masyarakat luas. Slogan kami Be Unique With Tunique," ucapnya ditemui dilepas gelaran fashion show.
Dia menjelaskan target market dari Tunique adalah masyarakat yang punya selera fesyen unik, di mana Tunique merupakan muslim wear. Menurutnya keunikan dari Tunique adalah potongan dari kainnya, kebanyakan asimetris sehingga ada perbedaan di kanan dan kirinya.
"Jadi kami ambil layering, memang baju-baju dari Tunique bisanya lebih dari satu fabric, biasanya perpaduan jadi layering modelnya tumpuk-tumpuk," jelasnya.
Menurutnya, dalam berkarya Tunique selalu mengacu pada fashion trend forecast, tetapi tetap disesuaikan dengan ciri khas Tunique. Karya yang ditampilkan dalam event ini merupakan karya-karya terbaru.
"Kami berharap Tunique dikenal lebih luas lagi. Rata-rata market Tunique berasal dari golongan usia 20-30an tahun," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan untuk ikut JFW 2023 ini persiapan yang dilakukan hanya dua pekan. Pekan pertama ia maksimalkan desain dan produknya, pada pekan kedua fitting dan revisi-revisi lainnya. Sehingga bisa tampilkan yang maksimal.
"Malam ini alhamdulillah meski waktu mepet tapi bisa tampilkan yang maksimal," lanjutnya.
Saat ini peminat Tunique banyak berasal dari kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta. Dia berharap melalui kegiatan fashion show ini Tunique menjadi semakin dikenal masyarakat luas.
Event JFW 2023 berlangsung pada 9-12 November 2023 di JEC Yogyakarta diikuti ratusan desainer. Acara ini dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X pada Kamis (9/11/2023).
Pelaksanaan JFW yang memasuki tahun ke-18 ini mengangkat misi untuk menjadikan Jogja sebagai pusat fesyen dunia. Sultan HB X mengatakan fesyen di Jogja memiliki potensi yang besar sehingga bisa menjadi kekuatan ekonomi baru di DIY.
"Fesyen harus jadi kekuatan baru. Karena tanpa itu maka tumbuhnya perekonomian DIY hanya berkisar antara 5,3 [persen] dan 5,6 [persen]. Harus ada potensi baru untuk bisa meningkatkan pertumbuhan. Dari konteks ini seperti fesyen bisa jadi kekuatan baru dalam memberikan pertumbuhan ekonomi di DIY," kata Sultan saat membuka acara. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Berikut Dampak Kebijakan Trump Terhadap Harga Emas dan Nilai Tukar Rupiah Menurut Pakar
- Pengamat: Rupiah Melemah Karena Perang Dagang AS
- Arus Balik, KAI Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 28.319 Pelanggan
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
- Donald Trump Berlakukan Tarif Timbal Balik di Hari Pembebasan
Advertisement

Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini Jumat 4 April 2025: Stasiun Palur, Jebres, Balapan, Purwosari hingga Ceper Klaten
Advertisement

Bosan Saat Berada di Area Jalur Tol Trans Jawa? Coba Jajal Lokasi Wisata Ini
Advertisement
Berita Populer
- Okupansi Hotel di DIY Turun 20% Dibandingkan Lebaran Tahun Lalu
- Hari Ketiga Lebaran, 40 Ribu Lebih penumpang Kereta Api Kembali ke Jakarta
- Perdana Menteri Kanada Sebut Kebijakan Tarif Trump Bakal Ubah Fundamental Perdagangan Global
- Kebijakan Tarif Donald Trump Bisa Memicu Resesi Ekonomi di Indonesia
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
- IHSG Sempat Anjlok, BEI DIY Sebut Tak Turunkan Minat Investasi
- Jaga Stabilitas Harga, Disperindag DIY Gelar Pasar Murah 6 Kali Selama Ramadan 2025
Advertisement
Advertisement