Bentrokan di Menteng Berujung Maut, Tujuh Orang Jadi Tersangka
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Peresmian Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2023 (IST/BEI)
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta akan melakukan program inkubasi untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat masuk pasar modal.
"UMKM ini kami coba inkubasi bersama agar membesar, dan ujungnya bisa go public (masuk pasar modal)," kata Kepala BEI DIY Irfan Noor Riza di Yogyakarta, Jumat (10/11/2023).
Baca Juga: Di Jogja, Tukang Parkir Jadi Investor Pasar Modal loh
Irfan memastikan banyak manfaat yang diperoleh pelaku UMKM apabila bergabung di pasar modal sebab dengan melantai di bursa saham mereka akan mudah mendapatkan alternatif pendanaan dari pasar modal.
"Mereka bisa mendapatkan akses pendanaan dengan go public. Itu lumayan membantu untuk menumbuhkembangkan usahanya," kata dia.
Baca Juga: BEI: Ada Penambahan 9.400 Investor Pasar Modal di DIY
Selain memperoleh alternatif pendanaan yang lebih luas, menurut Irfan, merek produk mereka juga akan lebih terangkat sehingga memperluas akses pasar.
Meski demikian, dia menilai para pelaku UMKM di DIY saat ini mulai terliterasi dan memiliki minat yang tinggi terhadap pasar modal.
Tingginya minat itu, menurut Irfan, dapat dilihat dari banyaknya UMKM yang datang ke BEI DIY untuk menanyakan ihwal tahapan melantai di bursa saham.
"Setelah sosialisasi go public itu kami dibanjiri pertanyaan dan mereka datang ke kantor kami ingin tahu tahapannya seperti apa," ujar dia.
Baca Juga: Investasi Pasar Modal Jogja Capai 153.454 Investor Per Februari 2023
Untuk bisa menawarkan sebagian saham kepada publik di pasar modal, menurut Irfan, UMKM setidaknya harus memiliki legalitas berbentuk perseroan terbatas (PT), serta telah beroperasi minimal satu tahun.
BEI DIY bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DIY telah menjalin kerja sama dengan empat perguruan tinggi yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan STIE YKPN.
Melalui inkubator itu, UMKM atau perusahaan rintisan (startup) binaan empat kampus itu mendapatkan pemahaman mengenai dunia pasar modal serta mengetahui manfaat dan keuntungan melakukan IPO di pasar modal.
Berdasarkan data pengusaha yang terdaftar dalam platform pemasaran digital SiBakul yang difasilitasi Pemda DIY, jumlah UMKM di DIY saat ini mencapai sekitar 341.000. Dari jumlah tersebut, lebih dari 100.000 UMKM menjual produk sektor kuliner.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.