Advertisement

Hadapi Akhir Tahun, Bulog DIY Pastikan Stok Aman

Anisatul Umah
Minggu, 03 Desember 2023 - 09:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Hadapi Akhir Tahun, Bulog DIY Pastikan Stok Aman Beras / Ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Ninik Setyowati memastikan stok beras yang dimiliki masih aman hingga masa panen Maret 2024 mendatang.

Menurutnya saat tiba masa panen di awal tahun mendatang, Bulog siap melaksanakan penyerapan gabah/beras sehingga menambah stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Bulog Kanwil DIY.

"Stok yang dimiliki Bulog Yogyakarta aman dan cukup hingga panen bulan Maret 2024. Bulog Yogyakarta juga saat ini masih menerima move dari Jawa Tengah untuk penambahan stok," ucapnya, Sabtu (3/12/2023).

Advertisement

BACA JUGA: Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pasar Murah Goes To Kemantren Digelar

Menurutnya hingga saat ini Bulog DIY masih terus melaksanakan pengadaan beras. Saat harga beras di tingkat produsen melebihi Harga Pembelian Pemerintah (HPP), maka pengadaan beras dilakukan dengan mekanisme komersial.

"Dimana jumlahnya menyesuaikan dengan permintaan pasar dengan tetap memperhitungkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku pada saat dilakukan penjualan," jelasnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Herum Fajarwati menyampaikan perkembangan harga gabah pada November 2023 dari jumlah observasi sebanyak 52 transaksi terdiri dari 55,77% Gabah Kering Giling (GKG) dan 44,23% Gabah Kering Panen (GKP).

Adapun harga gabah di tingkat petani untuk harga tertinggi mencapai Rp7.800 per kg pada kualitas GKG varietas IR 64. Harga terendah Rp6.700 per kg GKP pada kualitas Ciherang dan Mapan.

"Kalau kita lihat rata-rata harga dan perubahan harga secara (month-to-month/mtm) pada tingkat petani untuk kualitas harga gabah GKG terjadi kenaikan 1,50% kalau di tingkat penggilingan terjadi kenaikan 1,51%," paparnya.

Kemudian GKP pada tingkat petani mengalami kenaikan 5,63% dan di tingkat penggilingan 5,59%. Hasil observasi tidak menemukan gabah diluar kualitas.

"Secara (year-on-year/yoy) GKP mengalami kenaikan 32,34% kemudian pada kualitas GKG kenaikan 32,70% salah satu perkembangan secara yoy yang cukup tinggi ini adalah karena ada perubahan ketetapan HPP di tahun 2023 ini," lanjutnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

BMKG: Hujan Lebat Diprediksi Terjadi di Seluruh Kota Termasuk Jogja

Jogja
| Sabtu, 24 Februari 2024, 08:07 WIB

Advertisement

alt

Pelancong Masuk ke Thailand Diwajibkan Bawa Uang Tunai Minimal Rp6,7 Juta

Wisata
| Jum'at, 23 Februari 2024, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement