Kinerja BPR/BPRS Tumbuh di 2026, Aset Tembus Rp236 Triliun
OJK mencatat industri BPR/BPRS tetap tumbuh hingga Maret 2026 dengan aset Rp236,69 triliun dan permodalan kuat.
Dubai Emirates./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Maskapai penerbangan yang berpusat di Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab, Emirates Airline bakal menambah jumlah penerbangan ke Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno usai melakukan kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab (UEA) pada awal Mei 2024. “Yang paling menarik adalah harapan dari Emirates untuk menambah jumlah penerbangan ke Bali dan destinasi superprioritas,” kata Sandi dalam konferensi pers di Kantor Kemenparekraf, Senin (13/5/2024).
Bukan tanpa sebab. Sandi menyebut, armada Emirates A380 dengan tujuan Bali ternyata sangat diminati oleh para wisatawan mancanegara (wisman).
Selain Bali, pihak Emirates juga menawarkan untuk menambah jumlah penerbangan ke Jakarta dan Surabaya. Namun, lantaran landasan pacu (runway) Bandara Internasional Juanda Surabaya tengah dalam proses perbaikan, Sandi menawarkan Emirates untuk membuka penerbangan ke Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Airport/YIA).
Pasalnya, infrastruktur Bandara YIA sudah cukup siap untuk melayani penerbangan internasional. Selain itu, pemerintah juga semakin gencar mempromosikan destinasi Candi Borobudur untuk menarik minat wisman berkunjung ke Indonesia, khususnya ekspatriat India yang berada di Timur Tengah.
“Mereka sangat menggemari kunjungan ke Candi Borobudur, Prambanan, dan beberapa situs yang ada dan destinasi yang kita sudah kembangkan di sekitar destinasi superprioritas Borobudur,” ungkapnya.
BACA JUGA: YIA Satu-satunya Bandara Internasional di DIY-Jateng, Ini Jadwal Penerbangan Mancanegaranya
Sandi menjelaskan, pihak Emirates telah menyatakan siap untuk melayani penerbangan ke Jakarta dan Bali menggunakan armada Emirates A380. Sejauh ini, Sandi menyebut bahwa penambahan jumlah penerbangan ke Bali saat ini tengah diproses, utamanya untuk penerbangan di pagi hari.
Kendati begitu, Sandi menyebut bahwa A380 belum dapat mendarat di Bandara YIA lantaran diperlukan perhitungan yang sangat matang baik, misalnya dari segi permintaan. “Enggak, A380 kelihatannya belajar dari kesuksesan di Bali, harus dilakukan perhitungan yang sangat matang dari segi permintaan, analisa juga season atau musim-musimnya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
OJK mencatat industri BPR/BPRS tetap tumbuh hingga Maret 2026 dengan aset Rp236,69 triliun dan permodalan kuat.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.
Gejala influenza A meliputi demam, batuk, lelah, nyeri tubuh hingga sakit tenggorokan. Kenali tanda bahaya dan kapan perlu ke dokter.
Indonesia menghadapi Bangladesh pada laga penentu. Simak syarat Garuda lolos final dan proyeksi poin ranking FIFA jika menang.
Nurisa Dian Ashrifah meraih emas kelima Indonesia di Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Amparo 139-137.
America.gov jadi chatbot AI pemerintah AS untuk mencari informasi federal. Simak fitur, Gemini-Grok, rencana layanan dan privasinya.