MBG Prasmanan Diuji Coba di 2 Sekolah DIY, Sisa Makanan Capai 3,3 Kg
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Ilustrasi mebel/Solopos- Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, JOGJA— Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) DIY menyebut terjadi lonjakan permintaan sekitar 10% dibandingkan 2023 lalu. Ketua Asmindo DIY, Sapto Daryono mengatakan kondisi geopolitik global belum signifikan pengaruhnya.
Dia mengatakan Asmindo sendiri konsen pada pasar ekspor. Di mana negara tujuan ekspor paling tinggi saat ini adalah Eropa, disusul Timur Tengah. Produk yang banyak diekspor adalah mebel interior seperti meja living room, meja ruang tamu, meja dekorasi, dan lainnya.
"Mulai Maret sampai saat ini sudah ada kenaikan ya 10%," ucapnya, Selasa (25/6/2024).
Meski rata-rata mengalami kenaikan, menurutnya ada juga anggota Aspindo DIY yang permintaannya justru turun. Dia belum bisa memprediksi apakah kondisi akan membaik di semester kedua tahun ini. Sebab konflik bersenjata belum usai.
Sapto mencontohkan konflik antara Israel dan Palestina menyebabkan akses di Terusan Suez terganggu sehingga harus berputar meski saat ini sudah dibuka lagi. Jika konflik memanas dan ditutup lagi maka biaya pengiriman akan semakin tinggi.
Lebih lanjut dia mengatakan geopolitik global masih akan diwaspadai. Meski ada beberapa buyer yang memprediksi di 2025 konflik akan mereda.
"Semoga saja benar ya apa yang disampaikan buyer," harapnya.
BACA JUGA: Asmindo Bidik Jadi Penyuplai Produk Kerajinan dan Furniture di IKN
Meski ada kenaikan permintaan Asmindo DIY mengeluhkan pembayaran buyer yang ini temponya menjadi lebih panjang sampai tiga bulan. Ada barang yang sudah sampai sana dan baru dilunasi. Jangka waktu pelunasan yang lebih lama ini berdampak pada perputaran produksi.
Tenggat melunasi pembayaran yang lebih lama ini menurutnya sudah tertuang di dalam perjanjian awal. Akhirnya pengusaha mau tidak mau menerima saja, sebab jika tidak maka pesanan akan turun.
"Membuat kami susah, perputaran uangnya. Kami kesulitan," keluhnya.
Terkait pembayaran menurutnya masih lebih baik tahun lalu, sebab sebelum barang dikirim sudah ada uang muka, saat kontainer berangkat sudah dilakukan pelunasan. Kini semua buyer minta pembayaran di belakang.
Menyiasati kondisi ini beberapa pengusaha menjalin kerjasama dengan Bank Exim. Bisa mencairkan dana dulu nanti dilunasi saat pembayaran masuk. Ini menjadi salah satu jalan menyiasati arus kas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta per 15 Oktober 2026, mulai Mazda CX-5 Rp55 juta hingga Honda Brio Rp99 juta.
Pemkab Kulon Progo mengalokasikan Rp102,16 miliar untuk pelayanan publik pada 2026, dengan prioritas perbaikan jalan kabupaten, jembatan, irigasi, infrastruktur
Baningsih Tedjokartono mengaku bergabung dengan PSI setelah diminta Jokowi dan berencana maju sebagai caleg pada Pemilu 2029.
Agrinas mengungkap 159 manajer Kopdes Merah Putih mengundurkan diri menjelang operasional serentak 8.000 koperasi desa.
Hasil lab kasus dugaan keracunan MBG di Selo, Boyolali, menemukan bakteri E. coli, sedangkan kadar histamin pada udang masih normal.