Asita DIY Sebut Kelok 23 Bisa Buka Koridor Wisata Baru
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Foto ilustrasi karyawan industri tekstil - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY berharap Satuan Tugas (Satgas) impor ilegal yang sudah digencarkan bisa berjalan konsisten.
Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan beberapa kebijakan yang dibuat diharapkan bisa menekan impor.
Menurutnya saat ini juga sedang dilakukan proses investigasi terkait dengan dumping. Ada produk tertentu dari negara tertentu masuk ke Indonesia dengan harga lebih murah dari negara asal.
Syam menyebut ini masih kecurigaan dan rencana akan segera digelar seminar nasional terkait dengan dumping dan pengawasan perdagangan.
"Menteri perdagangan mulai cut beberapa impor ilegal, baju-baju bekas ilegal, elektronik dan segala macam," ucapnya, Senin (12/8//2024).
Syam mengatakan keberadaan Satgas impor ilegal bisa menjadi shock terapi secara psikologis. Ia menyebut cukup sulit mencari pelaku dari impor ilegal ini.
Misalnya baju bekas yang banyak dijual di DIY, saat ditemukan dan ditelusuri tidak mudah mendapatkan importirnya.
Sebab, kata Syam, mereka menghilangkan identitasnya dan kontaknya sudah tidak bisa dihubungi lagi. Ini berdasarkan beberapa pengalaman yang sudah terjadi.
BACA JUGA: Puluhan Jaksa di KPK Ditarik Kembali ke Kejaksaan, Ada Ali Fikri hingga Ahmad Burhanuddin
"Harapannya dengan Satgas ini akan terus gencar, dan akan menekan angka impor, khususnya tekstil yang baru terpukul," katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIY, Timotius Apriyanto mengatakan banjirnya barang impor ini menandakan tidak adanya penegakan hukum dan harmonisasi regulasi. Sehingga merugikan Industri Kecil Menengah (IKM) khususnya industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional.
Ia berpandangan mestinya yang diberi karpet merah bukan importir, namun IKM dan industri nasional yang berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia.
Menurutnya dengan adanya Satgas ini kemungkinan bisa mengatasi, namun tidak cukup. "Mestinya solusinya komprehensif bagaimana Permendag 36/2023 diharmonisasi," ungkapnya.
Menurutnya di China terjadi kelebihan produksi, sehingga melakukan ekspansi pasar. Salah satunya ke Indonesia karena populasinya banyak, didukung perekonomian yang bagus. Dia menyayangkan oknum yang bermain dengan impor ilegal ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif Rp8.000.