Advertisement
Ciptakan Ruang Kreatif, Margaria Batik dan Batik Enom Resmikan Komunitas Srikandi & Arimbi

Advertisement
JOGJA—Komunitas terbaru Margaria Batik dan Batik Enom, Srikandi & Arimbi resmi diluncurkan, Sabtu (5/10/2024). Peluncuran komunitas yang merayakan semangat perempuan modern sekaligus memelihara warisan budaya batik yang kaya tersebut digelar di Kaktus Coffee Place, Condongcatur, Sleman, pukul 13.30 WIB-16.30 WIB.
Head of Operations Margaria Group, Indah Sri Pratiwi mengakui bahwa Komunitas Srikandi & Arimbi dibentuk untuk menciptakan ruang kreatif dan budaya bagi mereka yang mengapresiasi keindahan abadi batik, dengan sentuhan modern.
Advertisement
Dengan visi mempromosikan ekspresi muda, kreatif, dan modern dari warisan Indonesia, komunitas ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan dan generasi muda melalui budaya, kreativitas, dan koneksi.
“Kami sangat bersemangat meluncurkan komunitas Srikandi & Arimbi. Ini adalah langkah penting bagi kami untuk menciptakan ruang bagi perempuan modern yang ingin mengeksplorasi dan merayakan budaya batik. Dengan menggabungkan tradisi dan inovasi, kami dapat memberdayakan generasi mendatang untuk lebih menghargai warisan budaya kita,” ucap Indah dikutip dari siaran resminya, Minggu (6/10/2024).
Dalam acara peluncuran yang juga didukung oleh Kaktus Coffee Place dan Astana tersebut, suasana yang dihadirkan tidak hanya merayakan Budaya Batik, tetapi juga menyediakan ruang bagi kreativitas dan kolaborasi.
Selain itu, dalam acara tersebut juga ditampilkan koleksi terbaru dari Margaria Batik dan Batik Enom yang memadukan desain tradisional dengan nuansa modern. “Juga ada diskon eksklusif 20 persen untuk produk pilihan selama acara berlangsung. Para peserta acara peluncuran akan membawa pulang goodie bag berisi berbagai produk menarik,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gedung Putih Ungkap Alasan Rusia dan Korut Tak Kena Tarif Trump
- Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Naik Rp17.000
- Berikut Dampak Kebijakan Trump Terhadap Harga Emas dan Nilai Tukar Rupiah Menurut Pakar
- Pengamat: Rupiah Melemah Karena Perang Dagang AS
- Arus Balik, KAI Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 28.319 Pelanggan
Advertisement

Pembangunan Taman Budaya Sleman Terhambat Pemangkasan Anggaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Neraca Perdagangan Indonesia Surplus, Tapi Kini Terancam Kebijakan Tarif Donald Trump
- IHSG Sempat Anjlok, BEI DIY Sebut Tak Turunkan Minat Investasi
- Jaga Stabilitas Harga, Disperindag DIY Gelar Pasar Murah 6 Kali Selama Ramadan 2025
- Okupansi Hotel Turun 20 Persen Saat Libur Lebaran 2025, PHRI DIY: Daya Beli Masyarakat Menurun Penyebabnya
- Alasan Donald Trump Terapkan Kebijakan Tarif Timbal Balik
- Arus Balik, KAI Daop 6 Yogyakarta Berangkatkan 28.319 Pelanggan
- Donald Trump Berlakukan Tarif 32 Persen untuk Indonesia, TKDN Diduga Jadi Penyebab
Advertisement
Advertisement