OJK: Pembiayaan Bank Syariah Tumbuh 9,82 Persen di 2026
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Pembeli memilih cabai rawit merah di Pasar Beringharjo, Jogja, Sabtu (4/11/2023). – Harian Jogja/Alfi Annisa Karin\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA - Harga sejumlah komoditas pangan secara rata-rata nasional mengalami peningkatan harga di tingkat pedagang eceran seperti cabai dan minyak goreng pada perdagangan hari ini, Selasa (8/10/2024)
Berdasarkan Panel Harga Bapanas, Selasa (8/10/2024), pukul 07.13 WIB, berbagai jenis beras mengalami penurunan harga dibanding hari sebelumnya. Harga beras premium pagi ini dipatok sebesar Rp15.360 per kilogram atau turun 0,84%.
Harga beras medium mencapai Rp13.400 per kilogram atau turun 1,18% dibanding hari sebelumnya dan beras SPHP bergerak turun ke level Rp12.460 per kilogram di tingkat pedagang eceran.
Selanjutnya, Bapanas melaporkan harga bawang merah turun sebesar 0,84% dibanding hari sebelumnya, menjadi Rp28.300 per kilogram. Harga daging sapi murni turun signifikan 2,94% menjadi Rp130.890 per kilogram dan ikan tongkol turun 0,41% menjadi Rp31.400 per kilogram.
Harga kedelai biji kering impor secara rata-rata nasional belum mengalami perubahan harga pagi ini. Di tingkat pedagang eceran, harga komoditas ini masih dipatok sebesar Rp10.750 per kilogram.
Sementara itu, mayoritas komoditas pangan mengalami kenaikan harga pagi ini. Bapanas mencatat, harga bawang putih bonggol naik 2,04% menjadi Rp40.520 per kilogram.
BACA JUGA: Menteri ESDM Bahlil Ungkap Indonesia Impor 6 Juta Ton LPG Per Tahun
Berbagai jenis cabai turut terkerek pagi ini. Harga cabai merah keriting naik 0,78% menjadi Rp31.040 per kilogram dan cabai rawit merah naik signifikan 3,83% menjadi Rp47.180 per kilogram.
Kenaikan harga turut terjadi pada berbagai produk unggas. Bapanas melaporkan, harga daging ayam ras melambung sebesar 11% menjadi Rp38.440 per kilogram dan telur ayam ras naik signifikan 6,84% menjadi Rp30.460 per kilogram.
Harga jagung di tingkat peternak turut naik tajam yakni sebesar 31,40% dibanding hari sebelumnya menjadi Rp7.910 per kilogram. Harga gula konsumsi naik 2,74% menjadi Rp18.400 per kilogram.
Kemudian, harga minyak goreng kemasan sederhana naik signifikan 5,83% menjadi Rp19.230 per liter dan minyak goreng curah naik 2,99% menjadi Rp16.860 per liter.
Harga tepung terigu baik curah maupun kemasan non curah turut terkerek. Pagi ini, harga tepung terigu curah naik 3,05% menjadi Rp10.460 per kilogram dan kemasan non curah dipatok sebesar Rp13.430 per kilogram, atau naik 2,75% dibanding hari sebelumnya.
Harga garam halus beryodium naik 3,30% menjadi Rp11.890 per kilogram. Berbagai jenis ikan turut mengalami kenaikan harga. Tercatat, ikan kembung naik signifikan 9,24% menjadi Rp40.670 per kilogram dan ikan bandeng melonjak 12,54% menjadi Rp37.240 per kilogram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Pemerintah menargetkan kontrak Giant Sea Wall Pantura sepanjang 575 km mulai dibagi pada awal 2027 untuk melindungi pesisir Jawa.
Penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp57,23 triliun hingga Agustus 2026, dengan kontribusi terbesar berasal dari PPN PMSE.
Bandara Ahmad Yani Semarang memanfaatkan PLTS 100 kWp. Selama Januari-Juni, panel surya menghasilkan 63.800 kWh untuk kebutuhan listrik.
Batu sengaja diletakkan di rel Tulungagung hingga mengganggu dua perjalanan kereta. KAI mengingatkan ancaman pidana maksimal 15 tahun.