Fadli Zon Ungkap Kondisi Mahastupa Borobudur yang Perlu Diperkuat
Kementerian Kebudayaan menargetkan pemugaran Mahastupa Borobudur rampung 24 Oktober 2026. Pemasangan Chattra masih berproses bersama UNESCO.
Ilustrasi Perumahan. / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY menyampaikan apresiasi atas kebijakan pemerintah yang memutuskan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% hanya berlaku untuk rumah mewah di atas Rp30 miliar. Sebagaimana diatur di Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 131 Tahun 2024.
Ketua DPD REI DIY, Ilham Muhammad Nur berharap melalui kebijakan ini daya beli masyarakat tetap terjaga dengan baik, khususnya di sektor perumahan. Menurutnya kondisi ekonomi belum pulih, senada dengan kondisi ekonomi politik dunia yang masih rentan.
"Kebijakan pemerintah menambah kepercayaan diri kami selaku pengembang perumahan DIY," ucapnya dalam konferensi pers di Kantor REI DIY, Rabu (8/1/2025).
Dia mengatakan untuk mencapai target ini dibutuhkan juga dukungan pemerintah lain seperti perpanjangan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga kemudahan perizinan.
Lebih lanjut dia mengatakan rumah yang dijual oleh anggota REI DIY semuanya di bawah Rp30 miliar. Sehingga tidak masuk golongan rumah mewah yang terkena pajak 12%. "Anggota kami gak ada [jual rumah di atas Rp30 miliar], jadi kena yang 11 persen semua," jelasnya.
Ilham mengatakan dengan kebijakan ini ia optimis kepercayaan masyarakat akan meningkat dan ekonomi bertumbuh. Sebab isu negatif di masyarakat bisa melemahkan kondisi perekonomian.
Menurutnya penjualan properti DIY sempat membaik pasca Covid 2023. Tetapi di 2024 turun sekitar 10% karena berbagai faktor seperti Pilpres, Pilkada, dan Pileg. Kondisi ini memengaruhi penjualan properti.
"Tidak jadi 12 persen [PPN] menggembirakan kami, target ada kenaikan 20 persen. Investasi teman-teman tetap berjalan," tuturnya.
Menurutnya sektor properti punya dampak signifikan menggerakkan 185 industri terkait. Mulai dari kebutuhan cat, keramik, genteng, gorden, dan kebutuhan rumah baru lain. "Kami mohon ke pemerintah PPN DTP segera diterbitkan sehingga bisa segera rilis harga," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kebudayaan menargetkan pemugaran Mahastupa Borobudur rampung 24 Oktober 2026. Pemasangan Chattra masih berproses bersama UNESCO.
Pertamina menyiapkan tiga strategi untuk menjaga pasokan BBM, termasuk menambah pasokan, memperpanjang jam operasional, dan menambah layanan SPBU.
Hampir 1.000 orang ditahan dalam demonstrasi di Prancis yang diikuti lebih dari 400.000 orang untuk memprotes kenaikan biaya hidup.
MotoGP Australia 2026 dibatalkan akibat hujan dan kabut di Phillip Island. Veda Ega Pratama dan Mario Aji gagal tampil setelah Moto3 dan Moto2 dibatalkan.
Wakil Ketua DPRD Kota Jogja Sinarbiyat Nujanat meminta Pemkot mengoptimalkan kampung wisata budaya agar kunjungan wisatawan lebih merata.
Gempa magnitudo 7,0 mengguncang Kepulauan Ogasawara, Jepang. BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.