Advertisement
Empat Strategi Menhub Optimalkan Bandara Kertajati
Suasana Bandara Kertajati, Jawa Barat Rabu (18/10/2023) - Bisnis/Lorenzo Anugrah Mahardhika
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwaghandi mengundang maskapai penerbangan untuk membuka rute dari dan menuju Bandara Kertajati, Jawa Barat sejalan dengan upaya pengembangan bandara.
Menhub Dudy menyampaikan kawasan Bandara Kertajati akan berkembang mengingat potensi yang dimiliki bandara tersebut.
Advertisement
“Kami sedang mengundang maskapai agar membuka rute dan melayani penerbangan secara rutin dari dan menuju Bandara Kertajati. Kawasan bandara ini juga akan dikembangkan dengan maksimal,” kata Dudy dalam keterangan resmi, Jumat (10/1/2025).
Dudy menjelaskan setidaknya terdapat empat strategi utama dalam pengembangan kawasan Bandara Kertajati. Pertama, optimalisasi lahan seluas 1.800 hektar dengan menyediakan fasilitas strategis yang terintegrasi melalui satu sistem moda transportasi (APMS). Area yang terhubung meliputi gedung terminal, kawasan komersial multifungsi, pusat e-commerce, dan Kertajati Aircraft Maintenance Center (KAMC).
Kedua, pengembangan fasilitas non-aeronautika atau kawasan komersial multifungsi di tengah kawasan potensial seluas 21,9 hektar. Fasilitas ini mendukung aktivitas bandara, mencakup hotel, ruang acara bisnis (MICE), pusat perbelanjaan, gedung parkir, dan fasilitas lainnya.
Ketiga, pengembangan kawasan e-commerce hub sebagai pusat logistik kargo dengan luas 68,4 hektar dan kapasitas 500.000 ton per tahun. Aktivitas kargo akan ditingkatkan melalui insentif tarif gudang dan kargo udara, penambahan rute serta frekuensi penerbangan, dan pemberian insentif untuk trucking.
BACA JUGA: Sudah Beroperasi Penuh, Lima Bandara Layani Penerbangan dari Bandara Kertajati
Keempat, pengembangan Kertajati Aircraft Maintenance Center (KAMC) di atas lahan seluas 84,2 hektar, yang mencakup fasilitas perawatan pesawat atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO). Saat ini, 46% pesawat Indonesia masih melakukan MRO di luar negeri, menunjukkan peluang pasar untuk fasilitas MRO di Kertajati.
Selain itu, langkah-langkah untuk meningkatkan pergerakan penumpang dan penerbangan mencakup rebranding bandara melalui promosi dan bundling diskon dengan tiket wisata serta hotel, memaksimalkan fungsi sebagai bandara pemberangkatan umrah dan haji, serta pemberian insentif kepada maskapai yang membuka rute baru.
Adapun sepanjang 2024, pergerakan penumpang dari dan menuju Bandara Kertajati sebanyak 413.240 penumpang. Sebesar 82,8% merupakan penerbangan domestik, sementara 17,2% merupakan penerbangan internasional. Angka pergerakan penumpang ini naik tiga kali lipat dibanding tahun 2023 yang sebesar 135.535 penumpang.
Sementara, itu jumlah pergerakan pesawat di sepanjang tahun 2024 sebanyak 3.411 penerbangan. Jumlah ini naik 158% dibandingkan tahun 2023 yang sebanyak 1.323 penerbangan. Dominasi penerbangan masih pada tujuan domestik dengan rute penerbangan terbanyak dari dan menuju Denpasar, Medan, dan Balikpapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
Advertisement
Advertisement







