Penjualan BYD di Indonesia Tembus 46.700 Unit hingga September 2026
Penjualan BYD Group di Indonesia mencapai 46.700 unit hingga September 2026. BYD juga menargetkan ekspansi jaringan layanan di Sulawesi.
Ilustrasi. /Bisnis-Endang Muchtar
Harianjogja.com, JAKARTA—Harga ayam hidup (livebird) di tingkat peternak dipastikan segera kembali normal dalam waktu satu minggu ke depan di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini diutarakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Amran telah meminta Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Agung Suganda untuk terus memantau harga ayam di tingkat peternak dan pasar setiap hari agar kondisi segera stabil.
"Kami sudah minta Dirjen PKH (Peternakan dan Kesehatan Hewan), hampir tiap hari. Kami monitor, tadi sudah ada mulai naik," kata Mentan ditemui di sela Rapat Koordinasi Nasional bersama 37 ribu Penyuluh Pertanian yang dilakukan secara hybrid di Jakarta, Sabtu (26/4/2025).
Menurut Amran, laporan terakhir menunjukkan adanya tanda-tanda kenaikan harga ayam, dan para pihak yang terkait telah berjanji akan menormalkan harga maksimal dalam waktu satu minggu ke depan.
Ia menegaskan apabila dalam satu minggu harga belum juga normal, dirinya secara langsung akan turun tangan untuk mengatasi masalah tersebut bersama jajaran di lapangan.
"Kami janji satu minggu sudah normal kembali. Bila satu minggu tidak normal, aku yang turun tangan," tegas Mentan.
Ia juga mengingatkan bahwa peternak kecil tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri dan meminta seluruh direktur terkait di Kementerian Pertanian untuk turut aktif membantu peternak.
BACA JUGA: PSS Sleman Kalah Telak dari Persib Bandung 0-3
"Iya, itu janjinya kedua belah pihak. Kami minta, itu peternak kecil jangan dibiarkan jalan sendiri. Aku minta Dirjen, Direktur turun tangan semua," ucapnya.
Menurut dia, kondisi turunnya harga ayam disebabkan tingginya produksi, sehingga salah satu solusi jangka panjang adalah dengan memperluas pasar ekspor produk unggas nasional.
"Ya, memang produksi kita tinggi. Makanya, solusinya adalah ekspor. Telur kemarin sudah mulai ke beberapa negara. Ada 40 kontainer kalau tidak salah dilaporkan akan ekspor. Mungkin sudah diekspor," ucap Mentan.
Sebelumnya, Kementerian Pertanian mendorong industri pakan dan pelaku usaha rantai pasok perunggasan menyerap ayam hidup (livebird) dari peternak rakyat guna menjaga keberlanjutan usaha dan menstabilkan harga ayam di tingkat produsen.
"Langkah ini penting untuk menjaga keberlanjutan usaha peternakan unggas sekaligus menstabilkan harga ayam di tingkat produsen," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda dalam Rapat Koordinasi Dukungan Pakan terhadap Stabilisasi Harga Livebird sebagaimana keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (25/4).
Menurut Agung, upaya stabilisasi harga livebird membutuhkan gotong royong lintas sektor, terutama dari perusahaan pakan, pabrik pakan non-budidaya dan pedagang bahan baku pakan.
Sementara itu, berdasarkan data dari Panel Harga Badan Pangan Nasional di lansir di Jakarta, Sabtu (26/4) pukul 20.30 WIB, rata-rata harga ayam ras pedaging hidup di tingkat peternak mencapai Rp19.565 per kg naik dari hari sebelumnya Rp19.212 per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penjualan BYD Group di Indonesia mencapai 46.700 unit hingga September 2026. BYD juga menargetkan ekspansi jaringan layanan di Sulawesi.
Sebanyak 609 usaha homestay dan vila tercatat di Jogja. DPRD mendorong regulasi untuk memberi kepastian hukum dan mengatur potensi pajaknya.
Revitalisasi pasar di Sleman terkendala anggaran. Disperindag mengalokasikan sekitar Rp1,8 miliar untuk pemeliharaan 32 pasar pada 2026.
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Kulon Progo menargetkan TPT 1,90%-2,45% pada 2027 melalui pelatihan BLK, job fair, dan program padat karya.
Metranet dan Jayantara menjalin kerja sama untuk memperluas solusi digital di sektor pendidikan, mulai dari penerimaan peserta didik hingga pengelolaan