Peta NASA Tampilkan Sebaran Karbon Monoksida di Indonesia, Ini Penjelasan BMKG
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Ilustrasi pekerja pabrik garmen./Harian Jogja
Harianjogjacom, JAKARTA—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong terbentuknya skema kemitraan dagang baru antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang memungkinkan produk garmen Indonesia mendapatkan tarif serendah mungkin, bahkan mendekati nol persen.
"Kita memikirkan suatu kesepakatan (dengan National Cotton Council atau NCC), di mana kalau kita pakai semacam kapas dari Amerika ketika sudah diolah, dikirim kembali ke Amerika berupa garmen, kita bisa mendapatkan tarif yang serendah mungkin. Syukur-syukur 0 persen," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Sabtu (3/5/2025).
Anindya yang akrab disapa Anin bertemu dengan Vice President of National Cotton Council (NCC) Amerika Serikat, Robbie Minnich, di Washington, D.C.
Menurut Anin, pihaknya telah meminta NCC agar mempertimbangkan konsep ini dan membantu melobi pemerintah AS, dalam hal ini U.S. Trade Representative (USTR).
"Seperti kita dengan pemerintah punya relasi yang sangat bagus, supaya perusahaan garmen kita bisa lebih kompetitif ke depannya," katanya.
Dia juga menyadari tantangan skema tersebut, mengingat kapas AS bersaing dengan pasokan dari negara lain seperti China dan Brasil. Namun, Anin optimistis peluang kerja sama tetap terbuka.
"Saya rasa meeting-nya sangat baik. Ini pertemuan yang berdampingan dengan pemerintah dan berfokus kepada kebijakan tarif, yang kami yakin pasti ada solusinya," kata Anin.
Saat ini ekspor Indonesia mencapai sekitar 2 miliar dolar AS per bulan. Dengan keseimbangan perdagangan yang lebih baik, peluang ekspor produk seperti garmen, alas kaki, dan elektronik akan semakin besar.
"Kami juga ingin memastikan bahwa kalau nanti kapasnya dari Amerika, mereka bisa membantu kita memastikan garmen kita tarifnya mendekati nol. Jadi kita bisa lebih kompetitif sehingga barangnya laku di Amerika," kata Anin.
Skema ini, lanjut dia, diharapkan dapat membawa manfaat luas. "Ini tentu akan membawa banyak sekali manfaat bagi seluruh perusahaan, pengusaha, dan juga pekerja di bidang tekstil dan garmen Indonesia yang jumlahnya sangat-sangat banyak, jutaan orang," ujar Anin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : ANtara
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Jadwal KA Bandara YIA, Kamis 22 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 22 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Real Madrid menjamu RB Leipzig di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, hasil laga sebelumnya, dan peluang kedua tim.