Advertisement
PLN Untuk Rakyat, Wamen BUMN Apresiasi Keandalan Listrik dan Layanan SPKLU di Yogyakarta
Wakil Menteri BUMN sekaligus Komisaris PT PLN (Persero), Aminuddin Maruf (tengah) saat kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta pada Senin (7/7 - 2025). Ist
Advertisement
JOGJA — Wakil Menteri BUMN sekaligus Komisaris PT PLN (Persero), Aminuddin Ma’ruf, melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta pada Senin (7/7/2025).
Kunjungan ini bertujuan meninjau secara langsung kesiapan sistem ketenagalistrikan serta layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Advertisement
BACA JUGA: Meriahkan Soloraya Great Sale, PLN hadir untuk Rakyat dengan Diskon Tambah Daya 50 Persen
Kehadiran Wamen BUMN dalam kunjungan tersebut menegaskan komitmen PLN dalam menyediakan layanan kelistrikan yang andal serta mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air, khususnya di Provinsi D.I. Yogyakarta.
"Alhamdullilah sore ini Saya berkesempatan mengunjungi kantor PLN UP3 Yogyakarta bersama Pak GM PLN UID Jateng & DIY dan Manager PLN UP3 Yogyakarta. Kami mengapresiasi kinerja PLN yang telah memastikan keandalan pasokan listrik hingga level daerah, termasuk kesiapan infrastruktur pendukung seperti SPKLU di Yogyakarta. Ini adalah bagian penting dari pelayanan untuk rakyat dan mendukung masa depan transportasi ramah lingkungan," ujar Aminuddin Ma’ruf.
Berdasarkan data hingga Juni 2025, sistem kelistrikan di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta menunjukkan kondisi yang sangat andal. Beban puncak tercatat sebesar 4.898 MW dengan cadangan daya mencapai 2.201 MW, atau setara 44,94% dari beban puncak. Khusus di Provinsi D.I. Yogyakarta, beban puncak mencapai 623 MW dengan cadangan daya 205 MW atau 32,91%.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Sugeng Widodo, menegaskan komitmen PLN dalam menyediakan listrik yang andal, berkelanjutan, dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Kami menjalankan amanah untuk menghadirkan listrik yang tidak hanya andal tetapi juga berkelanjutan dan mudah diakses. Kehadiran SPKLU hingga level kabupaten/kota merupakan wujud nyata dukungan PLN terhadap ekosistem kendaraan listrik. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjalankan semangat ‘PLN untuk Rakyat’,” jelas Sugeng.
Lebih lanjut, Sugeng menambahkan bahwa PLN terus memperkuat infrastruktur pendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon. Hingga saat ini, PLN UID Jateng dan DIY telah mengoperasikan 298 unit SPKLU (kendaraan roda empat), 497 unit SPLU (listrik umum), dan 72 unit SPKLU untuk kendaraan roda dua. Khusus di Provinsi D.I. Yogyakarta, terdapat 24 SPKLU, 53 SPLU, dan 3 SPKLU roda dua.
Selain penguatan infrastruktur, PLN juga menyiagakan 3.606 personel di seluruh wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta untuk menjaga keandalan pasokan serta meningkatkan kecepatan respons layanan.
Kunjungan Wamen BUMN ini menegaskan kembali peran strategis PLN sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional sekaligus pendorong transformasi menuju ekonomi hijau. Dengan sistem kelistrikan yang andal dan infrastruktur yang terus dikembangkan, PLN siap mendukung target transisi energi nasional dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
Advertisement
Advertisement







