Advertisement
BEI DIY Optimistis Bisa Menambah 50.000 Investor di 2025
Warga memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3/2025). Antara - Sulthony Hasanuddin
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menargetkan penambahan 50.000 investor sampai dengan akhir 2025. Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengaku optimistis bisa mencapai target tersebut.
Ia menjelaskan sampai dengan Juli 2025 penambahan investor di DIY sudah mencapai 36.705 investor atau bertumbuh sebesar 73,41 persen. "Kami sangat optimistis target kami tersebut akan tercapai di akhir tahun 2025 nanti," ucapnya, Sabtu (13/9/2025).
Advertisement
Dia menjelaskan investor pasar modal di DIY sampai dengan akhir Juli 2025 sudah bertumbuh menjadi 266.560 investor. Selama bulan Juli 2025 atau dalam satu bulan jumlah investor DIY bertambah 7.255 investor.
BACA JUGA: Hasil Atletico Madrid vs Villarreal: Skor 2-0
Irfan mengaku senang dengan capaian pertumbuhan investor ini. Ia optimistis pasar modal di DIY akan terus bertumbuh, di mana dalam satu bulan pada Juli 2025 jumlah investor DIY bertumbuh sebesar 2,80 persen.
Menurutnya ini sebuah capaian yang cukup baik. Jika dibandingkan dengan posisi investor DIY setahun lalu atau pada Juli 2024 di mana saat itu jumlah investor DIY masih di angka 210.801 investor, maka terjadi pertumbuhan sebesar 26,45 persen dalam waktu satu tahun.
"Alhamdulillah, kami senang sekali dengan pencapaian ini. Kami optimistis pasar modal di DIY akan terus bertumbuh," tuturnya.
BEI DIY mencatat sampai Agustus 2025 ada penambahan dua Galeri Investasi (GI) BEI di perguruan tinggi DIY dan tinggal menunggu seremonial peresmian saja dalam waktu dekat.
Masih ada tiga GI lagi yang masih dalam proses penambahan, diharapkan bisa rampung sebelum akhir 2025. Irfan mengatakan BEI DIY menargetkan penambahan empat GI tahun ini, optimis bisa tercapai bahkan melampaui.
BACA JUGA: Jadwal Bus DAMRI Bandara YIA Kulonprogo Minggu 14 September 2025
Secara umum ia menyebut keberadaan GI BEI sangat efektif sebagai sarana literasi, inklusi, dan penggerak awal penambahan investor ritel di daerah. GI BEI efektif sebagai pintu masuk literasi dan inklusi keuangan di daerah, khususnya DIY.
Pasalnya dapat memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal, terutama generasi muda dan kalangan akademisi. Banyak masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan akademisi yang baru mengenal dan membuka rekening efek pertama kali lewat GI BEI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pertamina Sebut Amankan Pasokan Energi Sebelum Gejolak Timur Tengah
- Tiket Lebaran Masih Tersedia, 41.067 Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- Konflik AS-Iran Ancam Harga Minyak, Tekan Fiskal Indonesia
- Anggaran MBG Tembus Rp19 Triliun per Bulan, Ini Datanya
- Pertamina Antisipasi Gangguan Pasokan Energi dari Selat Hormuz
Advertisement
Temukan Nuthuk Harga di Pantai Bantul, Wisatawan Bisa Lapor ke Sini
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bapanas Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran 2026
- Pendapatan AirAsia Indonesia 2025 Tembus Rp7,87 Triliun
- Antisipasi Mudik, Pertamina Tambah LPG 3 Kg di Jateng-DIY
- Pertamina Tambah 9 Juta Tabung Elpiji 3 Kg Jateng-DIY Jelang Lebaran
- Harga Emas Hari Ini Senin 16 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Stabil
- Bahlil Percepat Proyek Blok Masela Rp339 Triliun, Segera Tender EPC
- Harga Emas Antam Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Turun Rp5.000 Per Gram
Advertisement
Advertisement






