Daya Saing Indonesia Merosot ke Peringkat 48, Infrastruktur Jadi Sorot
Daya saing Indonesia turun ke peringkat 48 dunia pada 2026. Infrastruktur dan efisiensi bisnis menjadi faktor utama yang menekan posisi RI.
Aktivitas di tambang Freeport, Papua/Bloomberg-Dadang Tri
Harianjogja.com, JAKARTA—CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani memastikan penambahan saham atau divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 12% kepada pemerintah segera ditandatangani.
Rosan menyebut proses persiapan untuk penandatanganan divestasi itu masih bergulir. Namun, dia memastikan pemerintah Indonesia telah mengamankan kesepakatan dengan Freeport.
"Yang kita negosiasikan boleh dibilang sudah semuanya selesai ya. Dan sekarang tinggal melihat draft dari detailnya saja. Tetapi kesepakatan prinsipnya itu sudah tercapai," jelasnya kepada wartawan di sela-sela acara Investor Daily Summit di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (8/10/2025).
Untuk diketahui, divestasi 12% saham Freeport itu menjadi salah satu syarat bagi perusahaan milik Indonesia dan Freeport Mc-Moran, Inc. tersebut mendapatkan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus alias IUPK selepas 2041.
Rosan memastikan kesepakatan divestasi saham secara gratis atau free of charge itu adalah hasil negosiasi yang dilakukan pemerintah dan pihak Freeport Mc-Moran, Inc. Dia menyebut negosiasi telah berjalan sekitar enam bulan dan kini sudah difinalisasi.
Menurut pria yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi itu, kesepakatan yang tercapai tidak terpengaruh oleh insiden longsor yang menyebabkan beberapa pekerja meninggal dunia.
"Tentunya dengan ada [kesepakatan divestasi] ini, kita akan lebih pastikan lagi dari segi keselamatan, dari segi world class mining operation-nya juga terus terjaga," paparnya.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga mengatakan, hasil negosiasi panjang tersebut telah berakhir dan Freeport akan mendapatkan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) selepas 2041.
"Negosiasi tambahan Freeport, sudah saya nyatakan final, sudah penambahan 12%," kata Bahlil kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Daya saing Indonesia turun ke peringkat 48 dunia pada 2026. Infrastruktur dan efisiensi bisnis menjadi faktor utama yang menekan posisi RI.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.