Aldila Sutjiadi Juara Bad Homburg Open 2026 Jelang Wimbledon
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Ilustrasi SPBU-dok/Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA—Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) menilai PT Pertamina (Persero) perlu menjadikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai fasilitas publik yang lebih ramah, bersih, dan nyaman bagi pengguna kendaraan.
"SPBU sebagai infrastruktur energi, punya peran signifikan, karena bukan hanya mendukung mobilitas warga, tetapi juga menyokong pertumbuhan ekonomi," ujar Pegiat perlindungan konsumen, yang juga Ketua FKBI dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2025).
Saat ini, Pertamina mengoperasikan lebih dari 7.000 SPBU di seluruh Indonesia.
Menurut Tulus, kemampuan Pertamina mengelola SPBU sebanyak itu layak diapresiasi karena perlu usaha keras untuk menjaga keandalan dan performa layanannya.
Ia melanjutkan tidak gampang mengelola SPBU dan mendistribusikan BBM di negara kepulauan seperti Indonesia.
Performa dan keandalan SPBU Pertamina bukan hanya soal menjamin kepastian dalam volume/takaran saja, tetapi dimensi lain, yang lebih membumi dan manusiawi bagi penggunanya.
"Ini menjadi sangat penting bagi pengguna SPBU, sebab saat kita mampir ke SPBU bukan hanya untuk mengisi BBM saja, tapi juga untuk urusan ke toilet, pergi ke mushala, mengisi angin, bahkan keperluan belanja camilan, plus makan dan minum," sebutnya.
Oleh karena itu, Tulus pun mengapresiasi improvisasi kecil, tetapi berarti bagi pengguna SPBU yakni adanya petugas yang menawarkan jasa untuk membuang sampah yang ada di kendaraan.
"Ini ide yang kreatif dan sangat menyentuh hati. Sebaiknya inovasi kecil ini bisa dikembangkan di semua SPBU Pertamina, setidaknya di SPBU kota besar atau SPBU antarkota seperti di rest area jalan tol, bisa juga di SPBU COCO, yang dimiliki dan dikelola langsung Pertamina," tambahnya.
Tulus juga mengatakan improvisasi Pertamina dengan meluncurkan "SPBU Signature", dari sisi pemasaran juga langkah inovatif dalam rangka membangun citra bahwa SPBU Pertamina memang berkelas.
"Keberadaan SPBU Signature ini perlu diperbanyak, tetapi dengan standar yang jelas, dan pengawasan yang ketat," ucapnya.
Di sisi lain, SPBU Pertamina sebaiknya juga membuat improvisasi pelayanan yang berbasis gen Z mengingat segmentasi gen itu kini cukup signifikan.
Misalnya, dibuat pojok di SPBU, yang "instragamable", khususnya di lokasi yang mempunyai pemandangannya indah dan luas.
"Inovasi semacam ini akan memberikan citra positif pada SPBU Pertamina. Bahkan, mampu untuk membangun kepercayaan publik kepada SPBU Pertamina," sebut Tulus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.