Advertisement

Mentan Percepat Rehabilitasi Irigasi Demi Swasembada Beras

Newswire
Sabtu, 03 Januari 2026 - 17:47 WIB
Maya Herawati
Mentan Percepat Rehabilitasi Irigasi Demi Swasembada Beras Foto ilustrasi irigasi pertanian - foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan percepatan rehabilitasi irigasi menjadi kunci peningkatan produksi padi dan swasembada beras nasional.

“Faktor penentu keberhasilan ada pada peningkatan benih dan pupuk, serta ketersediaan air,” kata Mentan Amran dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta pada Sabtu.

Advertisement

Mentan menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian terus diperkuat karena menjadi fondasi penting dalam menunjang tercapainya swasembada pangan, khususnya komoditas beras.

Dengan dukungan penguatan infrastruktur air, lanjut Amran, kinerja pangan nasional menunjukkan tren positif. Produksi beras tahun 2025 diproyeksikan mencapai 34,79 juta ton, sementara stok cadangan beras pemerintah (CBP) menyentuh 3,3 juta ton pada awal 2026.

Menurut Amran, peningkatan kinerja pangan tersebut tidak terlepas dari langkah strategis Kementerian Pertanian dalam memperkuat fondasi produksi secara menyeluruh.

“Salah satu fokus utama yang terus didorong adalah penguatan infrastruktur pertanian, khususnya jaringan irigasi, sebagai penopang keberlanjutan produksi sekaligus peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Amran.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan air yang tepat menjadi faktor krusial dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian.

Ketersediaan air irigasi yang terencana dan berkelanjutan memungkinkan petani mengoptimalkan masa tanam, menekan risiko kekeringan pada musim kemarau, serta meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Hermanto menyampaikan bahwa sepanjang 2025 pemerintah terus melakukan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi pertanian secara masif dan terintegrasi.

Langkah tersebut mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan Nasional yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto pada 30 Januari 2025.

“Dengan adanya Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025, pemerintah mempercepat perbaikan dan rehabilitasi infrastruktur irigasi pada daerah irigasi yang sekitar 60 persen kondisinya kurang optimal dalam menyediakan air bagi persawahan,” jelas Hermanto.

Ia menjelaskan bahwa dari target Instruksi Presiden tahap pertama seluas 280.880 hektare, pemerintah telah merealisasikan sebesar 99,93 persen.

Untuk tahap kedua, ditargetkan seluas 225.775 hektare dengan capaian meliputi 83,46 persen pada jaringan irigasi utama, 98,66 persen pada jaringan irigasi tersier, serta 92,25 persen pada pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi air tanah (JIAT).

Adapun pada tahap ketiga, dari target luasan 146.503 hektare, realisasi pelaksanaan jaringan irigasi utama mencapai 67,67 persen, jaringan irigasi tersier sebesar 87,57 persen, serta pembangunan dan rehabilitasi JIAT sebesar 93,91 persen.

Hermanto mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai pihak.

Kementerian Pertanian terus melakukan koordinasi dan sinkronisasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air serta BBWS/BWS di daerah.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi lintas sektor, khususnya bersama Kementerian Pekerjaan Umum, serta dukungan kuat dari pemerintah daerah,” tambahnya.

Ke depan, implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 akan terus dilanjutkan dan diperkuat melalui berbagai kegiatan strategis lain, seperti optimasi lahan dan cetak sawah rakyat di seluruh wilayah Indonesia, sebagai wujud komitmen Kementerian Pertanian dalam menegaskan langkah Indonesia menuju swasembada pangan.

BACA JUGA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal Bus Sinar Jaya ke Pantai Parangtritis dan Baron, 13 Januari

Jadwal Bus Sinar Jaya ke Pantai Parangtritis dan Baron, 13 Januari

Jogja
| Minggu, 04 Januari 2026, 11:47 WIB

Advertisement

Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang

Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang

Wisata
| Sabtu, 03 Januari 2026, 05:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement