Advertisement

Bank BPD DIY-BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Kanal Iuran Terintegrasi

Newswire
Sabtu, 07 Februari 2026 - 21:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Bank BPD DIY-BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Kanal Iuran Terintegrasi Peluncuran layanan terintegrasi dilakukan bersama BPJS Ketenagakerjaan di BPD DIY Lounge Lantai 4 Kantor Pusat Bank BPD DIY, Jumat (6 - 2).

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Bank BPD DIY memperkuat perannya dalam mendukung perlindungan sosial ketenagakerjaan dengan meluncurkan layanan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan yang terintegrasi melalui seluruh jaringan dan kanal perbankannya. Peluncuran tersebut dilakukan bersama BPJS Ketenagakerjaan di BPD DIY Lounge Lantai 4 Kantor Pusat Bank BPD DIY, Jumat (6/2/2026).

Layanan ini dirancang untuk mempermudah pembayaran iuran sekaligus memperluas akses jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja sektor informal dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Advertisement

Sebagai bagian dari peluncuran, Bank BPD DIY dan BPJS Ketenagakerjaan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dari jajaran Bank BPD DIY hadir Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah Raden Agus Trimurjanto, Direktur Umum Hudan Mulyawan, Direktur Kepatuhan Dian Ari Ani, serta manajemen. Sementara BPJS Ketenagakerjaan diwakili Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Asep Rahmat Suwandha, Deputi Keuangan Rani Marvina, serta Kepala Kantor Wilayah Jawa Tengah–DIY Hesnypita.

Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah Bank BPD DIY R. Agus Trimurjanto mengatakan, kolaborasi ini disiapkan untuk memberikan kemudahan menyeluruh bagi masyarakat dalam mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari pendaftaran, pembayaran iuran, hingga pengajuan klaim.

“Sinergi ini kami siapkan dengan matang, mengutamakan keamanan dan kenyamanan layanan. Tidak sekadar cepat, tetapi juga minim risiko,” ujar Agus usai uji coba transaksi pembayaran iuran.

Menurutnya, kemudahan akses pembayaran menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepatuhan sekaligus memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya di sektor nonformal seperti UMKM yang jumlahnya cukup besar di DIY. Dengan dukungan berbagai kanal layanan Bank BPD DIY, peserta diharapkan tidak lagi mengalami kendala dalam memenuhi kewajiban iuran bulanan.

“Sepanjang informasi tersampaikan dengan baik dan layanan perbankan mudah diakses melalui seluruh kanal, kami optimistis peserta dapat lebih disiplin membayar iuran. Ini sekaligus membuka peluang perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di DIY,” imbuh Agus.

Ia menambahkan, kerja sama ini merupakan terobosan yang memiliki potensi besar di Yogyakarta. Esensinya, Bank BPD DIY hadir memberikan kemudahan layanan keuangan yang berdampak langsung pada penguatan perlindungan sosial masyarakat.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan Asep Rahmat Suwandha mengapresiasi sinergi tersebut. Ia menyebut, setelah melalui proses persiapan yang cukup panjang, kanal penerimaan iuran BPJS Ketenagakerjaan melalui Bank BPD DIY kini resmi dibuka.

“Kami menyaksikan langsung peserta dapat membayar iuran melalui kasir maupun ATM Bank BPD DIY. Ke depan, masih banyak pengembangan yang bisa dilakukan melalui pemanfaatan teknologi ini,” kata Asep.

Ia berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan, termasuk melalui kanal digital seperti mobile banking, layanan pembayaran klaim, serta dukungan dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pelaku UMKM dan pekerja sektor informal.

“DIY memiliki potensi besar dari sektor UMKM yang belum seluruhnya terlindungi dalam ekosistem jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan dukungan Bank BPD DIY, kami berharap sosialisasi dan kemudahan layanan dapat menjangkau lebih luas,” ujarnya.

Sebagai bank pembangunan daerah, Bank BPD DIY terus menguatkan peran sebagai Agen Pembangunan dengan menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan dekat dengan masyarakat. Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital sekaligus menjaga keberlanjutan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja di DIY.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah dan DIY, Hesnypita, menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah konkret dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di DIY.

“Kerja sama ini sangat strategis karena menjawab kebutuhan masyarakat akan akses layanan yang mudah, cepat, dan aman. Karakteristik pekerja sektor informal dan UMKM di DIY membuat kemudahan kanal pembayaran menjadi faktor krusial,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi lintas lembaga ini sejalan dengan komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan sosial yang layak.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi role model bagi daerah lain dalam memperkuat ekosistem jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta Rudi Susanto. Menurutnya, kehadiran kanal pembayaran melalui Bank BPD DIY akan sangat membantu peserta di tingkat daerah, terutama dalam meningkatkan kemudahan dan kepatuhan pembayaran iuran.

“Dengan jaringan dan kanal layanan Bank BPD DIY yang tersebar luas, peserta kini memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan pembayaran iuran. Ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kepesertaan aktif,” jelas Rudi.

Ia optimistis kerja sama tersebut juga membuka ruang penguatan sinergi ke depan, tidak hanya dalam pembayaran iuran, tetapi juga dalam sosialisasi program serta perluasan perlindungan bagi pekerja rentan.

“Kami optimistis kolaborasi ini akan mempercepat terwujudnya universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan di DIY,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Mayoritas Pengusaha Muda Binaan Pemkot Jogja Belum Stabil

Mayoritas Pengusaha Muda Binaan Pemkot Jogja Belum Stabil

Jogja
| Sabtu, 07 Februari 2026, 22:17 WIB

Advertisement

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

Wisata
| Rabu, 04 Februari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement