Advertisement

Pertamina Tambah 9 Juta Tabung Elpiji 3 Kg Jateng-DIY Jelang Lebaran

Newswire
Senin, 16 Maret 2026 - 07:57 WIB
Sunartono
Pertamina Tambah 9 Juta Tabung Elpiji 3 Kg Jateng-DIY Jelang Lebaran Ilustrasi LPG 3 Kg / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dengan menyalurkan tambahan 9.047.530 tabung elpiji 3 kilogram.

Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Advertisement

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa penyaluran tambahan dilakukan secara bertahap. Penambahan ini dirancang untuk mengikuti tren peningkatan kebutuhan masyarakat selama masa Ramadan hingga hari raya, guna menjamin keandalan stok di tingkat pangkalan resmi.

"Kami memastikan tambahan pasokan elpiji 3 kg ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan," ujar Taufiq dalam keterangan resminya di Yogyakarta, Minggu (15/3/2026).

Rincian tambahan pasokan tersebut mencakup penyaluran fakultatif sebanyak 5.902.480 tabung serta skema extra dropping sebesar 3.145.050 tabung. Secara akumulatif, tambahan ini setara dengan 24 persen dari konsumsi normal di kedua provinsi tersebut, yang biasanya berada di angka 37,7 juta tabung per bulan.

Dari total alokasi tersebut, wilayah Jawa Tengah mendapatkan jatah tambahan sebanyak 8.225.930 tabung atau meningkat sekitar 24,48 persen dari konsumsi rata-rata.

Sementara itu, untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Pertamina menyalurkan tambahan sebanyak 821.600 tabung, yang merepresentasikan kenaikan sebesar 19,9 persen dari kebutuhan normal.

Pertamina telah memulai penguatan stok melalui mekanisme distribusi di luar jalur reguler sejak akhir Februari 2026 sebagai langkah pencegahan kelangkaan.

Dengan strategi ini, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) karena cadangan energi di tingkat sub-penyalur dipastikan dalam kondisi aman hingga masa mudik berakhir.

Selain menjamin ketersediaan gas bersubsidi, Taufiq juga mengimbau kelompok masyarakat mampu untuk beralih menggunakan produk elpiji nonsubsidi seperti Bright Gas.

Hal ini bertujuan agar penyaluran subsidi gas melon tetap tepat sasaran bagi masyarakat prasejahtera dan pelaku usaha mikro yang memang berhak menerimanya sesuai regulasi pemerintah.

Masyarakat sangat disarankan untuk melakukan pembelian gas elpiji 3 kg langsung di pangkalan resmi Pertamina guna mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain jaminan harga yang stabil sesuai ketetapan pemerintah daerah, keaslian dan berat tabung di pangkalan resmi lebih terjamin dibandingkan dengan pembelian di tingkat pengecer atau toko kelontong biasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berangkat dari Jogja, 1.800 Pedagang Ikuti Mudik Bareng Warmindo 2026

Berangkat dari Jogja, 1.800 Pedagang Ikuti Mudik Bareng Warmindo 2026

Jogja
| Senin, 16 Maret 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement