Advertisement
KAI Siapkan 40 Ribu Tiket Diskon 30% untuk Arus Balik
Ilustrasi rangkaian kereta api. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—PT KAI Daop 1 Jakarta mengumumkan ketersediaan lebih dari 40.000 tiket dengan tarif promo untuk memfasilitasi kebutuhan transportasi masyarakat usai hari raya. Pihak KAI memastikan bahwa stok kursi untuk periode perjalanan hingga awal April 2026 masih tersedia melimpah di berbagai kanal resmi.
Program ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi pemerintah untuk kelas ekonomi komersial selama masa Angkutan Lebaran 2026. "Dari tanggal 14 Maret sampai 29 Maret itu ada diskon transportasi, ini merupakan program stimulus ekonomi dari pemerintah sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial," ujar Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo di Stasiun Pasar Senen pada Jumat (20/3/206).
Advertisement
Pemberian potongan harga ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat di tengah tingginya permintaan tiket Lebaran. "Ada sekitar 40.000 lebih tiket yang masih bisa masyarakat dapatkan di wilayah Daop 1 Jakarta," katanya.
Selain tiket diskon, Franoto juga memastikan bahwa ketersediaan tiket untuk keberangkatan pasca-Lebaran masih sangat mencukupi. Berdasarkan data per 20 Maret, tersedia lebih dari 300.000 kursi untuk periode perjalanan mulai 21 Maret hingga 1 April 2026.
BACA JUGA
Masyarakat pun diimbau untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya. Langkah PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan tiket dengan tarif promo dan jumlah kursi cadangan yang melimpah ini diharapkan dapat mengurai konsentrasi penumpang pada hari H Lebaran, sekaligus menarik minat warga untuk melakukan perjalanan di luar tanggal puncak arus mudik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kadin Gunungkidul Turun Tangan Bantu Bocah Rawat Orang Tua Sakit
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








