Hadapi Nataru, KAI Akan Siapkan Armada Tambahan

Hadapi Nataru, KAI Akan Siapkan Armada TambahanPT KAI Daop 6 Jogja bersama Polda DIY dan Korem 072 serta pemerintah daerah melakukan pengecekan kondisi jalur kereta api dari Stasiun Tugu hingga Wates Kulonprogo, Kamis (31/5/2018). - Istimewa/PT KAI Daop 6 Jogja
03 November 2018 10:30 WIB Holy Kartika Nurwigati Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Angkutan kereta api semakin diminati masyarakat sebagai moda transportasi yang dianggap aman. Tingginya peminat transportasi ini diperkirakan akan mengalami peningkatan pada libur Natal dan Tahun Baru mendatang.

“Peminat angkutan kereta api semakin hari semakin meningkat, tetapi kami akui armadanya memang masih terbatas,” ujar Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Jogja Eko Budiyanto kepada Harian Jogja, Jumat (2/11).

Peningkatan permintaan transportasi ini juga diperkirakan akan terjadi pada musim libur Natal dan Tahun Baru mendatang. Eko memaparkan seperti tahun-tahun sebelumnya, PT KAI akan menyediakan penambahan armada kereta api untuk dapat mengangkut penumpang yang akan menikmati liburan Natal dan Tahun Baru di sejumlah kota.

Eko memaparkan penambahan angkutan kereta api secara fakultatif pada Natal dan Tahun Baru sebelumnya sedikitnya mengoperasikan tiga hingga empat kereta api tambahan. Angkutan yang biasanya pada peak season hanya beroperasi pada akhir pekan, menjelang Natal dan Tahun Baru akan dioperasikan setiap hari.

“Tahun lalu, kami mengoperasikan KA Argo Dwipangga Fakultatif, KA Argo Lawu Fakultatif, ada juga KA Sancaka Fakultatif,” ungkap Eko.

Lebih lanjut Eko memaparkan kereta fakultatif tersebut akan melayani relasi baik ke arah barat maupun timur. Antara lain Jakarta, Bandung, Jogja, Solo hingga Surabaya. Dia tak menampik permintaan armada untuk tujuan Jakarta-Jogja-Solo merupakan relasi yang paling banyak diminati.

“Tujuan perjalanan ke Jogja dan Solo, baik dari Jakarta, Bandung maupun Surabaya, penumpangnya selalu gemuk [padat]. Jadi kami berharap pada Natal dan Tahun Baru nanti tambahan kereta api lebih banyak dari tahun sebelumnya, sehingga bisa maksimal melayani permintaan perjalanan ke Jogja maupun Solo, atau sebaliknya,” jelas Eko.