Advertisement
Penumpang Pesawat Bandara Adisutjipto Turun 4,5%, Ada Apa?
General Manager PT Angkasa Pura 1, Bandara Adisucipto, Agus Pandu Purnama memberikan keterangan terkait arus balik pada wartawan pada Sabtu (16/6 - 2018). Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Jumlah penumpang pesawat terbang di Bandara Internasional Adisutjipto Jogja pada masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) tidak mencapai target. Tercatat ada penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
General Manager PT Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Adisutjipto Agus Pandu Purnama mengatakan khusus Nataru kali ini jumlah penumpang minus 4,5% dibandingkan masa Nataru tahun sebelumnya. "Ini cukup lumayan. Padahal awalnya kami menargetkan pertumbuhannya lima persen, tetapi kenyataannya turun 4,5 persen," katanya, Rabu (2/1).
Advertisement
Penurunan terlihat jelas pada penggunaan penerbangan tambahan atau extra flight yang sudah disiapkan sebelumnya. "Dari 30 extra flight hanya digunakan dua sampai empat flight per hari. Acuannya kan 30 flight," lanjut Pandu.
Pandu menduga penurunan jumlah penumpang dikarenakan infrastruktur jalan yang semakin mudah dilalui. Masyarakat memilih menggunakan transportasi darat untuk berlibur ke kampung halamannya karena saat ini jalan tol yang menghubungkan Jakarta-Surabaya banyak dibuka.
Kendati jumlah penumpang sepanjang masa Nataru berkurang tetapi secara keseluruhan jumlah penumpang selama 2018 mengalami kenaikan. Berdasarkan data yang dimiliki manajemen PT Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Adisutjipto Jogja, jumlah penumpang selama 2018 mencapai 8.417.089 orang. Jumlah tersebut meningkat 7,6% dibandingkan 2017 yang hanya mencapai 7.854.201 orang.
Pandu mengatakan seluruh penerbangan internasional akan dialihkan ke bandara baru New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) di Kulonprogo selama masa minimum operation pada April 2019 mendatang. Sementara penerbangan domestik masih dilakukan di Bandara Internasional Adisutjipto. Jika pembangunan NYIA sudah mencapai 100% maka penerbangan domestik di Adisutjipto akan dikurangi sesuai kapasitas bandara dan dialihkan ke NYIA.
Berbeda dengan jumlah penumpang di bandara, jumlah penumpang yang menggunakan transportasi kereta api masih menunjukkan kenaikan.
Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan berdasarkan data terakhir pada Rabu (2/1) pagi pukul 10.00 WIB, jumlah penumpang yang naik sebanyak 558.860 penumpang. Sementara pada hari yang sama pada 2018 hanya berjumlah 491.597 penumpang. "Untuk penumpang yang turun di wilayah Daop 6 pada 2 Januari ini sejumlah 564.799 penumpang. Tahun lalu pada hari yang sama 490.656 penumpang," tutur Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Waspada Hujan Sedang Kota Jogja-Sleman
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Advertisement







