Gajah Sumatera Indro Mati usai Alami Komplikasi Kesehatan
Gajah Sumatera Indro berusia 45 tahun mati di Taman Nasional Tesso Nilo setelah mengalami komplikasi kesehatan usai menjalani fase musth.
Ilustrasi rupiah. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah kembali melemah pada pembukaan perdagangan Jumat (27/3/2026), menandai tekanan yang masih terasa di pasar valuta asing sejak hari sebelumnya.
Pada awal perdagangan pagi di Jakarta, rupiah tercatat berada di posisi Rp16.928 per dolar AS. Angka ini turun dibandingkan penutupan sebelumnya pada Kamis (26/3/2026) yang berada di level Rp16.904 per dolar AS.
Pelemahan tersebut setara dengan 14 poin atau sekitar 0,14 persen. Pergerakan ini menunjukkan rupiah masih berada dalam tren tertekan di awal aktivitas pasar.
Kondisi ini berpotensi berdampak pada berbagai sektor, mulai dari harga impor hingga biaya produksi yang bergantung pada bahan baku dari luar negeri. Pelaku usaha dan masyarakat pun perlu mencermati pergerakan nilai tukar karena dapat memengaruhi harga barang di dalam negeri.
Dengan posisi rupiah yang kembali melemah, pasar keuangan diperkirakan masih akan bergerak dinamis mengikuti sentimen global dan aktivitas perdagangan selanjutnya sepanjang hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gajah Sumatera Indro berusia 45 tahun mati di Taman Nasional Tesso Nilo setelah mengalami komplikasi kesehatan usai menjalani fase musth.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Lima peserta SPPI meninggal saat pelatihan bela negara. Pengamat mendesak investigasi independen dan audit total sistem pelatihan.
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih kepala hingga 2029. Mantan asisten Pep Guardiola itu menghadapi tantangan besar menjaga dominasi The
Pemkab Kulonprogo berencana menghidupkan kembali Alwa GERR Nostalgia di Alun-alun Wates untuk menggerakkan UMKM, budaya, dan hiburan masyarakat.
Indonesia menempati peringkat kelima negara dengan tingkat obesitas tertinggi di ASEAN. Prevalensi mencapai 11,52% dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kro