Kekurangan Guru di DIY Masih Jadi Sorotan, PGRI Temui Wagub
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.
Ilustrasi pasar modal. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JOGJA— Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat per 6 Oktober 2023 terdapat 28 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pada periode yang sama telah tercatat 68 Perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp49,6 triliun.
"Hingga saat ini, terdapat 28 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," ucapnya, Sabtu (8/10/2023).
Berdasarkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, terdiri dari dua perusahaan aset skala kecil dengan aset di bawah Rp50 miliar, 16 perusahaan aset skala menengah [aset antara Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar], dan 10 perusahaan aset skala besar. [aset diatas Rp250 miliar].
BACA JUGA : BEI DIY Targetkan Satu Emiten IPO Akhir Tahun Ini
Sementara rincian sektornya adalah 4 perusahaan dari sektor basic materials, 3 perusahaan dari sektor consumer cyclicals, 6 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, 5 perusahaan dari sektor energy, 1 perusahaan dari sektor healthcare, 2 perusahaan dari sektor industrials.
"3 perusahaan dari sektor infrastructures, 3 perusahaan dari sektor technology, dan 1 perusahaan dari sektor transportation & logistic," lanjutnya.
Sebelumnya, BEI Perwakilan Yogyakarta menargetkan satu emiten atau perusahaan dari DIY bisa IPO tahun ini. Kepala BEI Perwakilan Jogja Irfan Noor Riza mengatakan rencana IPO satu perusahaan tersebut masih berproses. "Masih tetap berjalan prosesnya, semoga jika lancar harapan kami bisa IPO di akhir tahun ini, atau di awal tahun depan," ucapnya.
Dia menjelaskan secara prinsip ada dua proses besar untuk IPO, di antaranya proses penawaran umum saham kepada publik dan proses pencatatan saham di BEI. Dari semua proses tersebut yang paling lama adalah proses persiapannya, yaitu di bagian awal dari proses penawaran umum saham kepada publik.
BACA JUGA : BEI DIY Targetkan Satu Emiten Go Public Lagi Tahun Ini
"Proses awal ini tim internal perusahaan dibantu oleh underwriter dan profesi penunjang mempersiapkan atau melakukan persiapan awal dan persiapan dokumen. Proses awal di internal ini biasanya membutuhkan waktu yang panjang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.