Ekonomi Jogja Tumbuh 5,84 Persen, Ini Sektor Paling Moncer
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Ilustrasi pasar modal. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JOGJA— Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat per 6 Oktober 2023 terdapat 28 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan pada periode yang sama telah tercatat 68 Perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp49,6 triliun.
"Hingga saat ini, terdapat 28 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," ucapnya, Sabtu (8/10/2023).
Berdasarkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, terdiri dari dua perusahaan aset skala kecil dengan aset di bawah Rp50 miliar, 16 perusahaan aset skala menengah [aset antara Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar], dan 10 perusahaan aset skala besar. [aset diatas Rp250 miliar].
BACA JUGA : BEI DIY Targetkan Satu Emiten IPO Akhir Tahun Ini
Sementara rincian sektornya adalah 4 perusahaan dari sektor basic materials, 3 perusahaan dari sektor consumer cyclicals, 6 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, 5 perusahaan dari sektor energy, 1 perusahaan dari sektor healthcare, 2 perusahaan dari sektor industrials.
"3 perusahaan dari sektor infrastructures, 3 perusahaan dari sektor technology, dan 1 perusahaan dari sektor transportation & logistic," lanjutnya.
Sebelumnya, BEI Perwakilan Yogyakarta menargetkan satu emiten atau perusahaan dari DIY bisa IPO tahun ini. Kepala BEI Perwakilan Jogja Irfan Noor Riza mengatakan rencana IPO satu perusahaan tersebut masih berproses. "Masih tetap berjalan prosesnya, semoga jika lancar harapan kami bisa IPO di akhir tahun ini, atau di awal tahun depan," ucapnya.
Dia menjelaskan secara prinsip ada dua proses besar untuk IPO, di antaranya proses penawaran umum saham kepada publik dan proses pencatatan saham di BEI. Dari semua proses tersebut yang paling lama adalah proses persiapannya, yaitu di bagian awal dari proses penawaran umum saham kepada publik.
BACA JUGA : BEI DIY Targetkan Satu Emiten Go Public Lagi Tahun Ini
"Proses awal ini tim internal perusahaan dibantu oleh underwriter dan profesi penunjang mempersiapkan atau melakukan persiapan awal dan persiapan dokumen. Proses awal di internal ini biasanya membutuhkan waktu yang panjang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.