BEI Catat 27 Perusahaan Antre IPO, 11 Perusahaan Aset Jumbo

Anisatul Umah
Anisatul Umah Minggu, 15 Oktober 2023 09:27 WIB
BEI Catat 27 Perusahaan Antre IPO, 11 Perusahaan Aset Jumbo

Ilustrasi pasar modal. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan

Harianjogja.com, JOGJA— Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sampai dengan 13 Oktober 2023 sudah ada 73 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI, dengan tota dana yang dihimpun sebanyak Rp53,1 triliun. Sementara hingga saat ini ada 27 perusahan yang masuk dalam daftar antrean penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) BEI.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menyampaikan berdasarkan klasifikasi aset, perusahaan yang berada dalam pipeline merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, terdiri dari 1 perusahaan aset skala kecil [aset di bawah Rp50 miliar], 15 perusahaan aset skala menengah [aset antara Rp50 miliar - Rp250 Miliar], dan 11 perusahaan aset skala besar [aset diatas Rp250 miliar].

"Sampai dengan 13 Oktober 2023 telah tercatat 73 Perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp53,1 triliun," ucapnya, Sabtu (14/10/2023).

Sementar itu, 27 perusahaan yang masih antre IPO berasal dari beberapa sektor. Rinciannya 4 perusahaan dari sektor basic materials, 4 perusahaan dari sektor consumer cyclicals, 4 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, 4 perusahaan dari sektor energy, 1 perusahaan dari sektor healthcare.

"Kemudian, 3 perusahaan dari sektor industrials, 4 perusahaan dari sektor infrastructures, dan 3 perusahaan dari sektor technology," lanjutnya.

BACA JUGA: BEI DIY Catat Terjadi Penambahan 4.096 Investor pada September 2023

Investor DIY Terus Berkembang

Sebelumnya, BEI Yogyakarta mencatat pada September 2023 terjadi penambahan 4.096 investor. Sehingga total investor DIY saat ini mencapai 174.081 investor.

Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan jika dibandingkan posisi tahun lalu, maka investor DIY tumbuh sebesar 24,28%. Dimana jumlah investor pada September 2022 sebanyak 140.068 investor.

"Jumlah investor di DIY per September 2023 adalah 174.081 investor. Selama bulan September 2023 bertambah 4.096 investor atau bertumbuh sebesar 2,41% dalam sebulan," paparnya.

Akhir tahun ini ditargetkan satu emiten perusahaan dari DIY bisa IPO. "Masih tetap berjalan prosesnya, semoga jika lancar harapan kami bisa IPO di akhir tahun ini, atau di awal tahun depan," tandasnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online