GAS Fest 2026 Hadirkan Panggung Lintas Genre, Dihadiri Ribuan Penonton
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Pertumbuhan ekonomi ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY bersiap melakukan mitigasi seasonal jelang Ramadan bulan depan. Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X mengatakan perlu ada upaya pengendalian dari hulu hingga hilir untuk menyikapi isu kenaikan harga dan ketersediaan beras.
Menurutnya, proses penyusunan kebijakan pengendalian inflasi pangan ke depan harus berlandaskan data sehingga penguatan neraca pangan antar daerah pada web TPID DIY dan pemanfaatan command center geo portal menjadi suatu urgensi. "Setiap keluarga di DIY wajib dipastikan memiliki akses bahan pangan yang cukup dan terjangkau," ucapnya dalam keterangan resmi dikutip, Rabu (28/02/2024).
Kepala Perwakilan BI DIY, Ibrahim menyampaikan ada beberapa rekomendasi untuk mitigasi seasonal inflasi pangan jelang Ramadan dan Idulftri 2024. Pertama, penguatan data dan informasi terkait dengan pasokan serta optimalisasi pelaksanaan pengawasan di pasar khususnya di H+7 Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
"Kedua, untuk jangka panjang mitigasi bisa dilakukan melalui penguatan kelembagaan Segoro Amarto, fasilitasi penelitian dan pengembangan untuk mendorong efektivitas dan efisiensi produksi, optimalisasi lahan pekarangan/lahan tidur dalam rangka ketahanan pangan yang dapat dipantau melalui command center Pertanahan dan Tata Ruang, serta optimalisasi peran BUMD [Badan Usaha Milik Daerah] Taru Martani dalam distribusi komoditas pangan utama," paparnya.
Baca Juga
Inflasi DIY Lebih Tinggi dari Nasional, Ternyata Ini Alasannya
BPS: Inflasi DIY 2023 Capai 3,17%
Inflasi DIY Oktober 2023 3,44%, Biaya Pendidikan dan Beras Jadi Pemicu Utama
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Herum Fajarwati menyampaikan inflasi gabungan dua kota IHK di DIY berdasarkan hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 utamanya didorong oleh komoditas bensin dan beras, dengan bobot masing-masing 5,55% dan 5,18%.
Jumlah kunjungan wisata ke DIY yang diproyeksikan meningkat seiring meningkatnya aktivitas pariwisata dan tradisi mudik pada momen HBKN Idulfitri. Ini perlu diwaspadai menjadi pemicu tingginya tekanan inflasi dari sisi permintaan.
"Menyikapi sentimen terhadap kenaikan harga beras, data historis BPS menunjukkan kenaikan harga beras yang terjadi saat ini diiringi dengan peningkatan harga gabah kering giling (GKG) dan gabah kering panen (GKP) yang diterima petani sehingga diharapkan kesejahteraan petani masih terjaga," ungkapnya.
Beberapa upaya yang akan dilakukan oleh TPID DIY untuk mengantisipasi tekanan inflasi di antaranya operasi pasar secara merata di seluruh wilayah DIY, penyaluran beras SPHP, dan kerjasama penambahan pasokan dari daerah sekitar DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.