Ganjar Pranowo Gembleng Kader PDIP Jogja, Tekankan Pentingnya Mendengarkan Suara Gen Z
Ganjar Pranowo mengajak kader PDIP Jogja mendengarkan aspirasi Gen Z serta meneladani semangat Bung Karno dalam membaca, berdiskusi, dan berpolitik.
(Ki-Ka) Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, Deputi Komisioner BP Tapera Bidang Pemanfaatan Dana, Sid Herdi Kusuma, Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dalam penandatanganan perjanjian kerjasama tentang penyaluran dana FLPP 2024 di Kantor Bank BPD DIY, Selasa (21/5/2024). Anisatul Umah-Harian Jogja.
JOGJA— Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar penandatanganan perjanjian kerja sama tentang penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 2024 di Kantor Bank BPD DIY, Selasa (21/5/2024).
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan kerja sama ini menjadi wujud komitmen BPD DIY dalam menunjang program sejuta rumah. Menurutnya sebagai bank penyalur BPD DIY berupaya memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "BPD DIY bisa berikan kredit ke masyarakat. Menunjang program sejuta rumah bapak Presiden," ucapnya.
Dia menjelaskan pasar properti di DIY sangat potensial, melalui kerja sama ini diharapkan semakin banyak unit rumah yang disalurkan. BPD DIY mencatat sudah menyalurkan hampir 500 unit rumah KPR Sejahtera FLPP.
Santoso berharap ke depan bisa lebih banyak rumah yang disalurkan sehingga semakin banyak masyarakat di DIY yang mendapatkan kesempatan untuk memiliki rumah sederhana ini. "Kami berharap BPD DIY mendapatkan kuota lebih banyak sampai tahun ke depan," lanjutnya.
Baca Juga
Milad Ke-17 Bank BPD DIY Syariah Menjadi Lebih Baik
Bank BPD DIY Senopati Teruskan Atasi Masalah Sampah di Jogja
Ulang Tahun Ke-62 Bank BPD DIY, Kita Berkembang Bersama
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho mengatakan pada 22 April 2024 BPD DIY dinyatakan telah memenuhi persyaratan dan dapat melaksanakan kerjasama untuk penyaluran tahun 2024. Sehingga dilaksanakan kembali perjanjian kerjasama ini, antara BPD DIY dan BP Tapera.
Menurutnya pada 2021 lalu mekanisme penyaluran FLPP masih menerapkan sistem kuota, BPD DIY selalu mampu menyalurkan sesuai dengan kuota yang ditetapkan. Namun di 2022 penyaluran FLPP berubah dari Kuota menjadi komitmen, dimana terdapat perubahan kebijakan, terutama pada standar parameter evaluasi minimal. Heru mengatakan semakin ke sini BPD DIY semakin lancar, semakin komitmen dalam menyalurkan rumah KPR Sejahtera FLPP.
"Tahun ini kalau tidak salah 100 unit rumah akan disalurkan khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah," jelasnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan sektor properti memberikan multiplier effect besar dalam perekonomian. Kontribusinya kurang lebih 16% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Dan sektor perumahan mampu memutar sekitar 183 sub sektor.
Heru menyebut BP Tapera menjadi salah satu tulang punggung pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Memberikan kesempatan semakin luas bagi masyarakat untuk punya rumah.
Data ketersediaan rumah dari BP Tapera di DIY suplainya sebesar 1.939 unit rumah sementara demandnya 3.642 unit. Sehingga berapapun kuota yang sediakan masih akan terserap.
"Kami berharap semakin banyak bank penyalur, dan merangkul lebih banyak lagi pengembang," lanjutnya.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyebut ini menjadi bagian dari program sejuta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah. Menyediakan hunian yang terjangkau bagi masyarakat.
Ia menyebut KPR Sejahtera FLPP menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memberikan rumah subsidi. Apresiasi dia sampaikan kepada BPD DIY dan BP Tapera atas komitmen dan dedikasinya mewujudkan kerja sama ini.
"Semoga bisa segera percepat dan perluas jangkauan KPR Sejahtera FLPP," harapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ganjar Pranowo mengajak kader PDIP Jogja mendengarkan aspirasi Gen Z serta meneladani semangat Bung Karno dalam membaca, berdiskusi, dan berpolitik.
Cinema Day 2026 digelar 27 Oktober dengan tiket bioskop reguler maksimal Rp25.000. Cek harga CGV, Cinema XXI, Cinepolis, dan ketentuannya.
DPRD DIY mengusulkan balai RW menjadi laboratorium Pendidikan Khas Kejogjaan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Jogja.
Harga cabai rawit mencapai Rp88.642/kg pada pekan keempat Oktober 2026. Mendagri Tito mendorong perluasan tanam dan distribusi pasokan.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Indonesia Kaya menghadirkan legenda Timun Mas dan Nyi Roro Kidul dalam delapan episode musikal vertikal yang tayang di TikTok.