Cahaya Pradipta Jadi Juara Sayembara Gerbang Perbatasan DIY 2026
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
Ilustrasi pasar modal. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JOGJA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan DIY menyebut literasi dan inklusi keuangan bidang pasar modal masih sangat rendah.
Kepala OJK Perwakilan DIY, Parjiman mengatakan berdasarkan data dari survei literasi dan inklusi keuangan 2022, secara nasional literasi bidang pasar modal baru 4,11% dan inklusinya 5,19%.
Menurutnya kondisi di DIY tidak jauh beda dengan nasional, masih di bawah 10% untuk literasi dan inklusi keuangannya di bidang pasar modal. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk melakukan pendalaman literasi dan inklusi.
"[literasi dan inklusi] Pasar modal memang masih kurang, karena yang mengenal pasar modal beda dengan perbankan," ucapnya, Jumat (7/6/2024).
Dia menyebut untuk bidang perbankan literasi dan inklusinya sudah sampai masyarakat pelosok. Berbeda dengan pasar modal yang hanya diketahui oleh kalangan tertentu saja seperti mahasiswa dan pelajar yang melek pendidikan.
Baca Juga
BEI DIY: Tahun Politik Kondusif Pasar Modal 2024 Akan Tumbuh Positif
Di Jogja, Tukang Parkir Jadi Investor Pasar Modal loh
Tingkatkan Literasi Pasar Modal, OJK DIY Gelar Sosialisasi SIPF dan Trading Competition
Masyarakat yang mengenal pasar modal biasanya masyarakat yang sudah mengenal digitalisasi. Parjiman menyebut ini bukan hanya pekerjaan rumah di DIY, tetapi seluruh Indonesia.
"Kalau kita ke kampung kan jarang yang mengenal pasar modal. Jadi kami harus kenalkan lebih jauh ke masyarakat," lanjutnya.
Sebelumnya, Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan salah satu upaya mendorong literasi dan inklusi bidang pasar modal melalui Galeri Investasi (GI) BEI. GI BEI di seluruh Indonesia memiliki peran strategis sebagai sentra informasi dan edukasi pasar modal bagi masyarakat.
Memenuhi kebutuhan informasi tentang cara berinvestasi di pasar modal kepada masyarakat. Selain itu, keberadaan GI BEI juga menjadikan pasar modal lebih dekat dengan masyarakat.
"Literasi pasar modal harus terus dilakukan sehingga masyarakat memahami cara berinvestasi di pasar modal dengan benar," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
Polda Metro Jaya menegaskan AKP Pardiman tidak ditangkap dalam kasus narkoba dan saat ini masih menjalani pemeriksaan etik.
DPP Kota Jogja memberikan layanan kesehatan terpadu bagi 350 ternak untuk memperkuat pencegahan PMK dan penyakit hewan menular strategis.
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan damai dengan Iran, tetapi AS mengancam akan kembali menyerang jika negosiasi gagal.
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.