Ekspor DIY Tumbuh 8,74 Persen, Pemda Bidik Australia dan China
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
BPR./Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mencatat dari jumlah 60 BPR/BPRS yang beroperasi di DIY masih ada 10 BPR/BPRS yang modal inti minimumnya kurang dari Rp6 miliar.
Kepala OJK DIY, Eko Yunianto mengatakan sesuai ketentuan, BPR konvensional wajib memenuhi modal inti minimum Rp6 miliar paling lambat pada akhir Desember 2024. Sementara untuk BPRS paling lambat akhir Desember 2025.
"Masih terdapat 10 BPR/S yang memiliki modal inti minimum kurang," ucapnya, Kamis (10/10/2024).
Eko menjelaskan OJK DIY telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong pemenuhan modal inti minimum ini. Di antaranya dengan meminta BPR/BPRS untuk menyampaikan action plan pemenuhan modal inti minimum.
"Serta melakukan prudential meeting dengan mengundang pengurus maupun pemegang saham pengendali BPR/BPRS," jelasnya.
BACA JUGA: OJK Targetkan BPR DIY Penuhi Modal Inti Minimum Rp6 M Sebelum Akhir 2024
Sebelumnya dia menyebut mayoritas modal inti minimum BPR di DIY sudah mencapai di atas Rp5 miliar. OJK DIY akan semaksimal mungkin mengejar target BPR di DIY bisa memenuhi modal inti sebelum akhir tahun.
BPR yang ada di DIY menurutnya sudah menyampaikan action plan kepada OJK DIY terkait pemenuhan modal inti sampai dengan Desember 2024. "Paling tidak sebelum deadline BPR-BPR ini bisa penuhi," kata Eko.
Beberapa langkah yang akan dilakukan BPR di antaranya melakukan tambahan setoran modal dari pemegang saham, ada yang akan merger karena kepemilikan sama, dan juga penjajakan antar BPR. OJK DIY, kata Eko, melalui pengawas akan aktif mengumpulkan para pemegang saham, terkait komitmen pemenuhan modal inti.
Eko menjelaskan BPR akan semakin kuat dengan modal inti minimum yang terpenuhi. Dan saat ini tinggal beberapa saja yang modal intinya belum terpenuhi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.
MotoGP Adelaide 2027 terancam batal setelah gugatan lingkungan menghentikan pembangunan sirkuit. 400 pohon berpotensi ditebang, debut pun tidak aman.