Antrean Ketapang-Gilimanuk 17 Km, Dermaga Jadi Kendala
Antrean Ketapang-Gilimanuk mencapai 17 km. ASDP mengoperasikan 26 kapal, tetapi kapasitas dermaga masih menjadi kendala.
Cabai rawit - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah komoditas pangan fluktuatif per Senin (14/10/2024) pagi, salah satunya cabai rawit merah turun menjadi Rp45.870 per kilogram (kg).
Berdasarkan data dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 09.00 WIB, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional fluktuatif, seperti beras premium naik di angka 0,45 persen atau Rp70 menjadi Rp15.550 per kg.
Sedangkan harga beras medium turun 0,52 persen atau Rp70 menjadi Rp15.550 per kg; sedangkan beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog naik 0,48 persen atau Rp60 menjadi Rp12.610 per kg.
Selanjutnya harga komoditas bawang merah naik 0,35 persen atau Rp100 menjadi Rp28.830 per kg; lalu bawang putih bonggol juga naik 0,35 persen atau Rp140 menjadi Rp40.000 per kg.
Sedangkan harga komoditas cabai merah keriting turun di angka 3,19 persen atau Rp970 menjadi Rp29.430 per kg; begitu pun cabai rawit merah turun 0,46 persen atau Rp210 menjadi Rp45.870 per kg.
Lalu, harga daging sapi murni naik 0,49 persen atau Rp660 menjadi Rp135.220 per kg; begitu pun daging ayam ras naik 0,66 persen atau Rp230 menjadi Rp35.100 per kg; lalu pun telur ayam ras naik 1,51 persen atau Rp430 menjadi Rp28.850 per kg.
BACA JUGA: Telur Ayam Harus Dicuci Bersih Sebelum Dikonsumsi, Awas Bahaya Bakteri Salmonella
Berikutnya, harga kedelai biji kering (impor) juga terpantau naik 0,19 persen atau Rp20 menjadi Rp10.800 per kg; begitu pun gula konsumsi naik 0,28 persen atau Rp50 menjadi Rp17.950 per kg.
Kemudian, minyak goreng kemasan sederhana naik 0,27 persen atau Rp50 menjadi Rp18.240 per kg; sedangkan minyak goreng curah turun 0,55 persen atau Rp90 menjadi Rp16.370 per kg.
Berikutnya harga tepung terigu curah turun 1,77 atau Rp180 menjadi Rp9.980 per kg; sedangkan tepung terigu non curah naik tipis 0,08 persen atau Rp10 menjadi Rp13.100 per kg.
Sementara itu, harga jagung di tingkat peternak terpantau naik di angka 5,33 persen atau Rp320 menjadi Rp6.320 per kg; lalu harga garam halus beryodium juga naik 0,26 persen atau Rp30 menjadi Rp11.640 per kg.
Berikutnya, harga ikan kembung naik hingga 3,45 persen atau Rp1.270 menjadi Rp38.130 per kg; begitu pun ikan tongkol naik 0,99 persen atau Rp310 menjadi Rp31.510 per kg; sedangkan ikan bandeng turun di angka 3,20 persen atau Rp1.060 menjadi Rp32.080 kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Antrean Ketapang-Gilimanuk mencapai 17 km. ASDP mengoperasikan 26 kapal, tetapi kapasitas dermaga masih menjadi kendala.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.