Ekspor DIY Juli 2026 Capai US$50,64 Juta, Surplus Perdagangan US$37,43 Juta
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza secara simbolis menyalurkan CSR di Gunungkidul. / Ist - dok BEI DIY
Harianjogja.com, JOGJA— Self Regulatory Organization (SRO) terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Pasar Modal ke-46. Bantuan berupa pemasangan instalasi listrik dan pembuatan sumur bor dilaksanakan pada Kamis,(12/12/2024).
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Alumni 80A FEB UPN Veteran Yogyakarta. Bantuan pemasangan instalasi listrik diberikan untuk 162 rumah di 9 kelurahan di Kapanewon Karangmojo. Terdiri dari Kelurahan Wiladeg, Karangmojo, Jatiayu, Ngipak, Bejiharjo, Ngawis, Kelor, Bendungan, dan Gedangrejo. Sementara 2 unit sumur bor di 2 kelurahan, yakni Karangmojo dan Jatiayu, dengan 150 Kepala Keluarga (KK).
Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mewakili Panitia HUT Pasar Modal ke-46, menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Panewu Karangmojo, Kawit Harjanto. Dia mengatakan penerangan di Indonesia belum dilaksanakan secara merata. Masih ada beberapa daerah termasuk di DIY yang belum terjangkau listrik.
"SRO terpanggil untuk mendukung program pemerintah dalam rangka pemerataan aliran listrik bagi masyarakat," ucapnya dalam keterangan resminya, dikutip Senin (16/12/2024).
BACA JUGA: Bank BPD DIY Catat Kinerja Cemerlang
Dia menyampaikan Pasar Modal Indonesia berkomitmen untuk dapat terjun dan memberikan manfaat secara langsung untuk masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia, khususnya terkait bidang lingkungan, kesehatan, pendidikan, sosial, serta ekonomi.
Menurutnya program CSR berupa bantuan pemasangan instalasi listrik gratis dan pembuatan sumur bor di Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul ini menjadi wujud rasa kepedulian Pasar Modal Indonesia kepada masyarakat.
"Diharapkan bisa memberi manfaat bagi masyarakat sekitar," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan SRO berkolaborasi dengan berbagai pihak akan kembali memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pelaksanaan berbagai kegiatan CSR. Sejalan dengan upaya pemerintah dalam mensukseskan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi prioritas pembangunan nasional.
Penyaluran CSR kali ini merupakan bentuk kepedulian dari stakeholders Pasar Modal Indonesia, serta rasa terima kasih dari Alumni 80A FEB UPN Veteran Yogyakarta karena telah diberi kesempatan untuk menuntut ilmu di DIY.
Irfan mengatakan berbagai program lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga dilakukan. Seperti pembentukan inkubator UMKM, Pusat Literasi Keuangan Terpadu, Galeri Investasi BEI Desa, serta program edu wisata di Kapanewon Karangmojo.
"Nantinya bisa bermanfaat seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Juli 2026 mencapai US$50,64 juta dan impor US$13,21 juta. Neraca perdagangan surplus US$37,43 juta.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.