Disdikpora DIY Susun SOP Pencegahan Kekerasan di Sekolah, Ditarget Rampung 3 Bulan
Disdikpora DIY menyusun SOP pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. SOP ditargetkan rampung dalam tiga bulan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah membuka blokir anggaran Rp86,6 triliun guna mempercepat belanja kementerian/lembaga dan mendukung program prioritas nasional.
Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta, Y. Sri Susilo mengatakan buka blokir anggaran ini ibarat insentif untuk perekonomian.
BACA JUGA: Apindo DIY Dorong Refocusing Anggaran Semester II Lebih Dukung UMKM
Dia berharap anggaran ini dialokasikan untuk mendorong infrastruktur publik seperti pembangunan jalan yang sempat terhenti, kemudian pembangunan sekolah, irigasi, bendungan, dan lainnya. Sebab ini bisa memberikan efek berganda pada ekonomi.
Kemudian dampak ke DIY ini sangat tergantung pada seberapa besar yang didapatkan. Ia berharap agar Dana Keistimewaan yang sempat dipotong bisa dikembalikan lagi, sehingga bisa berdampak pada aktivitas ekonomi di DIY.
"Karena memang Danais ini tidak hanya untuk aktivitas budaya, tapi juga menyasar aktivitas-aktivitas yang berdampak pada kegiatan ekonomi," tuturnya, Jumat (16/5/2025).
Menurutnya Danais ini bisa mendorong ekonomi khususnya UMKM, aktivitas di pedesaan, aktivitas pariwisata dan lainnya. Mendapatkan stimulus dari kegiatan berbau seni dan budaya yang didanai oleh Danais.
Sri menjelaskan jika ditanya seberapa besar dampaknya ke DIY tergantung dari seberapa besar yang diterima. "Saya berharap ini akan menambah Danais yang sempat dipotong karena efisiensi anggaran di awal tahun itu," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan tentu saja buka blokir anggaran akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Berapa besarannya masih perlu dihitung karena angka Rp86,6 triliun tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan total APBN.
"Daripada masih terus diblokir ini kan terus berputar bisa gerakkan roda ekonomi. Ibarat air ini banjiri ekonomi," lanjutnya.
Sekretaris Daerah DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana mengatakan dari Pemda DIY sendiri saat ini sedang dalam proses pencermatan buka blokir anggaran untuk program atau kegiatan yang mana. "Belum ada list yang kami terima," kata Tri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY menyusun SOP pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. SOP ditargetkan rampung dalam tiga bulan.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI menggelar panen raya jagung di Desa Binaan Imigrasi di Semin
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.