Pesawat Garuda GA604 Pecah Ban, Mendarat Darurat di Makassar
Ban pesawat Garuda GA604 pecah setelah lepas landas dari Soekarno-Hatta. Pesawat mendarat selamat di Makassar dan menjalani pemeriksaan.
Ilustrasi uang rupiah - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.800 per dolar AS dipastikan belum menjadi ancaman serius bagi stabilitas fiskal nasional. Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak perlu melakukan penghitungan ulang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), karena berbagai skenario risiko telah diantisipasi sejak awal.
Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan Republik Indonesia sudah melakukan simulasi komprehensif, termasuk skenario tekanan eksternal seperti lonjakan harga minyak dunia hingga 100 dolar AS per barel yang biasanya berdampak pada nilai tukar rupiah.
“Kita udah hitung. Pada waktu simulasi (minyak global) 100 dolar per barel itu, asumsi rupiahnya juga sudah kita perhitungkan. Jadi enggak ada masalah, saya enggak harus hitung ulang APBN-nya,” ujar Purbaya saat ditemui di kantor Direktorat Jenderal Pajak di Jakarta, Rabu (27/5/2026)
Meski rupiah melemah, pemerintah memastikan kondisi pasar keuangan domestik, khususnya pasar obligasi, tetap dalam kendali. Stabilitas ini dijaga melalui intervensi terukur, salah satunya dengan aksi pembelian kembali (buyback) surat utang negara oleh pemerintah.
“Tapi gini, walaupun rupiah melemahkan bond, yield-nya turun. Karena aksi dari pemerintah, aksi dari teman-teman kita di bendahara (Direktorat Jenderal Perbendaharaan), untuk sedikit membeli (buyback), supaya yield-nya agak terkendali,” katanya.
Langkah tersebut terbukti efektif menjaga imbal hasil (yield) obligasi tetap stabil, sehingga daya tarik investasi di pasar surat utang Indonesia tidak terganggu. Bahkan, pemerintah mulai melihat adanya aliran masuk modal asing (capital inflow) kembali ke pasar domestik.
Stabilitas pasar obligasi menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan investor global. Selama instrumen keuangan tetap terkendali, investor asing dinilai masih akan mempertahankan bahkan menambah eksposurnya di Indonesia.
Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan kebijakan lanjutan untuk memperkuat rupiah dalam waktu dekat. Meski belum dirinci, langkah ini diyakini akan memberikan sentimen positif terhadap pasar.
“Ke depan akan ada tindakan pemerintah lagi yang akan membantu menaikkan rupiah dengan signifikan,” katanya.
Menariknya, Purbaya menilai pelemahan rupiah saat ini tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Ia menegaskan indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, hingga kinerja fiskal masih berada dalam kondisi solid.
“Ini terjadi karena fundamentalnya bagus, sebetulnya enggak masuk akal. Biasanya melemah kalau ada gangguan di fundamental ekonomi,” ujarnya.
Berdasarkan data terbaru, rupiah tercatat melemah sekitar 0,20% ke level Rp17.830 per dolar AS. Tekanan ini dipengaruhi faktor global seperti penguatan dolar AS, ketidakpastian geopolitik, serta dinamika suku bunga bank sentral dunia.
Namun dengan strategi fiskal dan moneter yang terkoordinasi, pemerintah optimistis gejolak ini bersifat sementara dan tidak akan mengganggu stabilitas ekonomi nasional secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ban pesawat Garuda GA604 pecah setelah lepas landas dari Soekarno-Hatta. Pesawat mendarat selamat di Makassar dan menjalani pemeriksaan.
Bali United menang 2-1 atas PSS Sleman pada laga perdana BRI Super League 2026-2027. Dua gol tuan rumah dianulir VAR.
Cagar budaya nasional 2026 ditarget 1.750 objek. Hingga Agustus, 1.172 objek telah direkomendasikan untuk ditetapkan.
Harga Pertamax diproyeksikan sulit turun hingga akhir 2026. Ekonom memperkirakan harga bisa turun sekitar Rp1.500 per liter.
Gibran memastikan pembangunan huntap bagi warga terdampak bencana Sumut mulai September 2026 agar mendapat hunian layak dan aman.
Sapi milik warga Panggang, Gunungkidul, ditemukan mati di ladang. Bagian paha hilang dan polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.