Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Ilustrasi rupiah. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu (3/6/2026) setelah ditutup melemah pada sesi sebelumnya.
Berdasarkan data TradingView, rupiah dibuka melemah 0,26% atau 46 poin ke posisi Rp17.885 per dolar AS pada perdagangan pagi ini.
Sebelumnya, pada Selasa (2/6/2026), rupiah ditutup turun 0,19% atau 34 poin ke level Rp17.839 per dolar AS. Di saat yang sama, indeks dolar AS tercatat melemah 0,06% ke posisi 99,13.
Ketidakpastian Geopolitik Jadi Sorotan
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai salah satu faktor yang membebani pergerakan rupiah adalah ketidakjelasan perkembangan situasi geopolitik global.
Pasar masih mencermati perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran yang menunjukkan sinyal beragam terkait kelanjutan pembicaraan kedua negara.
Menurut Ibrahim, pernyataan yang berbeda dari kedua pihak membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
Selain itu, perkembangan di kawasan Timur Tengah juga menjadi perhatian. Lebanon pada awal pekan mengumumkan adanya gencatan senjata parsial antara Hizbullah dan Israel yang dinilai dapat menjadi langkah deeskalasi terbatas di kawasan tersebut.
Data Ekonomi Domestik Beri Sinyal Beragam
Dari dalam negeri, investor juga mencermati sejumlah indikator ekonomi terbaru.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi tahunan (year-on-year/YoY) pada Mei 2026 sebesar 3,08%. Sementara itu, Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 111,09 pada April menjadi 111,40 pada Mei 2026.
Di sektor manufaktur, Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia menunjukkan perbaikan. PMI manufaktur naik ke level 50,0 pada Mei 2026 setelah berada di level 49,1 pada April.
Kenaikan tersebut mengindikasikan aktivitas manufaktur kembali berada di zona ekspansif setelah sebelumnya mengalami kontraksi.
Meski demikian, sektor industri masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kenaikan biaya bahan baku dan gangguan rantai pasok yang berpotensi menahan laju produksi.
Proyeksi Rupiah Hari Ini
Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah masih akan berlangsung fluktuatif dengan kecenderungan melemah seiring dominannya sentimen eksternal.
Menurut dia, rupiah berpotensi bergerak dalam kisaran Rp17.840 hingga Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
Pelaku pasar juga diperkirakan tetap mencermati perkembangan geopolitik global serta data ekonomi terbaru yang dapat memengaruhi arah pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
SIM Keliling Polda DIY Selasa 22 September 2026 hadir di Condongcatur. Cek jadwal, syarat, lokasi, dan biaya perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 22 September 2026 tersedia di lima rute. Tarif promo masih Rp50.000 hingga September.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 22 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 22 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.