Rupiah Melemah ke Rp17.698 Dibayangi Sentimen Global
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ilustrasi uang. /Bisnis- Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan pada awal perdagangan Senin (8/6/2026). Mata uang Garuda dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan menyentuh level Rp18.126 per dolar AS di tengah menguatnya mata uang Negeri Paman Sam setelah rilis data ketenagakerjaan terbaru yang melampaui ekspektasi pasar.
Pergerakan rupiah tersebut terjadi bersamaan dengan pelemahan sejumlah mata uang di kawasan Asia. Sentimen global yang dipicu oleh data ekonomi Amerika Serikat membuat investor kembali memburu aset berbasis dolar AS, sehingga memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.
Berdasarkan analisis Doo Financial Futures, rupiah pada pembukaan perdagangan tercatat melemah sekitar 0,39% ke posisi Rp18.126 per dolar AS. Tren pelemahan juga terlihat pada beberapa mata uang Asia lainnya yang bergerak di zona merah terhadap dolar AS.
Yen Jepang tercatat melemah sekitar 0,04%, sementara dolar Taiwan terdepresiasi 0,43%. Tekanan serupa juga dialami peso Filipina yang turun 0,33%, ringgit Malaysia yang melemah 0,94%, serta baht Thailand yang terkoreksi sekitar 0,19% terhadap dolar AS.
Di tengah dominasi penguatan dolar AS, beberapa mata uang Asia masih mampu bertahan di zona positif. Dolar Singapura menguat tipis 0,01%, won Korea Selatan naik 0,52%, rupee India menguat 0,89%, sedangkan yuan China mencatat kenaikan sekitar 0,07%. Adapun dolar Hong Kong terpantau bergerak relatif stabil.
Data Ketenagakerjaan AS Jadi Pemicu
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah masih berkaitan erat dengan respons pasar terhadap data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) Amerika Serikat yang hasilnya lebih kuat dibandingkan perkiraan pelaku pasar.
Data tersebut memperkuat prospek ekonomi AS sekaligus meningkatkan daya tarik dolar AS di pasar global. Akibatnya, mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, menghadapi tekanan karena sebagian investor memilih mengalihkan dana ke aset yang berbasis dolar.
Selain faktor eksternal dari Amerika Serikat, tekanan terhadap rupiah juga datang dari kenaikan harga minyak dunia yang dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Indonesia masih bergantung pada impor energi dalam jumlah besar.
Ketika harga minyak naik, kebutuhan devisa untuk membiayai impor energi juga berpotensi meningkat. Situasi ini dapat memperbesar tekanan terhadap nilai tukar rupiah, terutama jika penguatan dolar AS berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
"Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS yang menguat tajam setelah data pekerjaan AS NFP lebih baik dari perkiraan. Harga minyak yang kembali naik akibat eskalasi baru di Timur Tengah juga ikut menekan rupiah," ujar Lukman Leong, Senin (8/6/2026).
Rupiah Diproyeksikan Bergerak di Kisaran Rp18.000-Rp18.150
Dengan kombinasi sentimen penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak global, pergerakan rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari ini. Pelaku pasar juga masih mencermati perkembangan ekonomi global serta arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi arus modal internasional.
Doo Financial Futures memperkirakan nilai tukar rupiah bergerak dalam rentang Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS sepanjang perdagangan Senin. Rentang tersebut mencerminkan masih kuatnya tekanan eksternal yang membayangi pasar keuangan domestik, seiring invest
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIFA bantah isu pengaturan pertandingan Piala Dunia 2026 usai Ronaldo like video. Satgas integritas klaim nihil pola taruhan mencurigakan.
Dikpora Bantul mengungkap kelebihan daya tampung sekolah menjadi salah satu penyebab puluhan SD dan SMP kekurangan murid pada SPMB 2026.
Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 masih dibuka hingga 27 Juli. Simak syarat, dokumen, kuota, lokasi, dan jadwal lengkap seleksi SNT SMP dan SMA.
Tim voli Indonesia di Asian Games 2026: putra di Pool B bersama Iran, putri di Pool A dengan Jepang. Simak pembagian grup lengkapnya.
Biaya naturalisasi menjadi WNI resmi naik dari Rp50 juta menjadi Rp75 juta mulai 1 Agustus 2026. Simak rincian tarif baru dan delapan syarat menjadi warga negar