Stok Melimpah, Mengapa Beras Premium Tetap Langka di Ritel Modern?
Beras premium langka di ritel modern bukan karena stok kosong. Harga beli distributor di atas HET membuat peritel enggan menyetok.
Foto ilustrasi impor dan eksport. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjadi eksportir dan menjangkau pasar internasional. Kolaborasi pemerintah, platform digital, dan penyedia jasa logistik menjadi salah satu upaya untuk memperluas pemasaran produk lokal ke luar negeri.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menegaskan bahwa kegiatan ekspor tidak hanya dapat dilakukan perusahaan besar. Pelaku UMKM juga memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan usaha melalui pasar internasional.
“Sebenarnya kalau kita bicara ekspor siapa saja sih yang bisa menjadi eksportir? Ternyata kan eksportir itu tidak hanya perusahaan besar, UMKM pun juga bisa menjadi eksportir,” kata Fajarini dalam acara bertajuk Jalan Global Kreasi Lokal di Gudang Ekspor Shopee, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (27/10/2026).
Kontribusi Ekspor Capai 23,18% terhadap PDB
Kemendag melihat perluasan jumlah pelaku UMKM yang mampu menembus pasar internasional sebagai salah satu peluang untuk meningkatkan kontribusi ekspor terhadap perekonomian nasional.
Fajarini menyebut ekspor berkontribusi sebesar 23,18% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada semester I/2026. Menurutnya, semakin banyak wirausahawan yang naik kelas menjadi eksportir, semakin besar pula manfaat yang dapat diberikan bagi pertumbuhan ekonomi.
“Kita selalu mendorong para wirausahawan kita, khususnya yang muda-muda itu ayo kita naik kelasnya itu menjadi eksportir. Karena itu tadi memang sudah terlihat impact ekonominya ya, apalagi bagi negara, tentu akan sangat banyak manfaatnya di dalam mendorong pertumbuhan perekonomian kita,” ujarnya.
Ekspor Indonesia Tumbuh 4,74% pada Januari–Agustus 2026
Di tengah situasi geopolitik global, kinerja ekspor Indonesia masih mencatatkan pertumbuhan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan Fajarini, nilai ekspor Indonesia pada Januari–Agustus 2026 mencapai US$193,64 miliar.
Nilai tersebut meningkat 4,74% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni US$184,89 miliar. Pertumbuhan terutama ditopang oleh ekspor nonmigas, sementara ekspor migas mengalami penurunan.
Berikut perbandingan kinerja ekspor Indonesia pada Januari–Agustus 2025 dan Januari–Agustus 2026:
Total ekspor: naik 4,74%, dari US$184,89 miliar menjadi US$193,64 miliar.
Ekspor nonmigas: tumbuh 5,48%, dari US$175,99 miliar menjadi US$185,63 miliar.
Ekspor migas: turun 9,98%, dari US$8,90 miliar menjadi US$8,01 miliar.
Fajarini menilai pertumbuhan tersebut perlu dipertahankan meskipun kondisi geopolitik global masih menjadi tantangan.
“Ini di tengah situasi geopolitik, ini ekspor tetap tumbuh. Nah ini yang harus terus kita dorong dan kita tetap percaya diri bahwa pertumbuhan ekspor kita masih terus membaik,” ucapnya.
Kemendag Andalkan Tiga Program Utama
Untuk memperkuat perdagangan nasional sekaligus memperluas peluang pelaku usaha, Kemendag menjalankan tiga program utama. Ketiganya meliputi pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, serta program dari lokal untuk global.
Khusus perluasan pasar ekspor, pemerintah berupaya membuka akses perdagangan melalui perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) dan comprehensive economic partnership agreement (CEPA).
Fajarini mengatakan Indonesia saat ini telah memiliki 25 perjanjian perdagangan. Perjanjian tersebut mencakup perdagangan barang maupun jasa.
“Kita saat ini sudah punya 25 perjanjian perdagangan. Ada yang bentuknya FTA, ada yang bentuknya CEPA. Ini tidak hanya untuk barang. Jadi kan memang kalau kita bicara barang, keuntungannya barang-barang kita ini tarif impor masuknya itu menjadi zero, jadi nol persen, sehingga bisa kompetitif. Tetapi tidak cuma barang, juga untuk jasa,” tuturnya.
Melalui perjanjian tersebut, produk Indonesia berpeluang memperoleh keuntungan tarif impor nol persen di pasar mitra sesuai ketentuan yang berlaku. Kondisi itu dapat membantu meningkatkan daya saing produk dalam perdagangan internasional.
UMKM Diminta Memanfaatkan Akses Pasar yang Tersedia
Kemendag menilai pembukaan akses perdagangan perlu diikuti langkah aktif pelaku usaha dalam memanfaatkan peluang yang tersedia. Fajarini mengingatkan bahwa kesempatan yang telah dibuka pemerintah akan kurang memberikan manfaat apabila pengusaha domestik tidak mengambil bagian.
“Jadi kalau nggak kita pakai, akses yang sudah kita buka ini rugi kita. Jadi akhirnya masuklah itu pebisnis-pebisnis dari luar, dia bukalah usaha di sini. Sementara kita nggak mau membuka, sebaliknya. Ini kita juga harus menyerbu pasar-pasar itu,” terangnya.
Ia menambahkan, berbagai perjanjian perdagangan dengan sejumlah kawasan, termasuk Eropa dan Eurasia, juga dapat dimanfaatkan UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Dengan demikian, upaya membawa UMKM menjadi eksportir tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga pemanfaatan akses pasar internasional yang telah tersedia. Dukungan pemerintah, platform digital, dan penyedia jasa logistik menjadi bagian dari kolaborasi yang didorong Kemendag untuk memperluas peluang produk lokal di pasar global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Beras premium langka di ritel modern bukan karena stok kosong. Harga beli distributor di atas HET membuat peritel enggan menyetok.
Cek daftar harga BBM 28 Oktober 2026 di Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR. Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter, ini harga lengkapnya.
Kemendag mendorong UMKM menjadi eksportir melalui perjanjian dagang, platform digital, dan dukungan logistik untuk memperluas pasar global.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Rabu, 28 Oktober 2026, bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback setiap ukuran.
Borussia Dortmund menang 3-2 atas Werder Bremen, sedangkan FC Koln melibas Union Berlin 5-0 untuk lolos ke babak 16 besar DFB-Pokal.