4 Tips Mengatur Pengeluaran agar Transaksi QRIS Tak Boros

Jumali
Jumali Jum'at, 30 Oktober 2026 12:07 WIB
4 Tips Mengatur Pengeluaran agar Transaksi QRIS Tak Boros

Ilustrasi penggunaan QRIS - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Kemudahan membayar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) membuat transaksi sehari-hari semakin praktis. Mulai dari membeli makan siang, jajan, menggunakan transportasi, hingga berbelanja, pembayaran cukup dilakukan dengan memindai kode QR.

Namun, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan kebiasaan mengelola keuangan. Pasalnya, transaksi bernilai kecil yang dilakukan berulang kali bisa membuat pengeluaran membengkak tanpa disadari.

Agar tetap bisa menikmati pembayaran digital tanpa mengabaikan kondisi keuangan, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat diterapkan. Berikut empat tips mengatur pengeluaran saat menggunakan QRIS.

4 Cara Mengontrol Pengeluaran saat Menggunakan QRIS

1. Prioritaskan Kebutuhan daripada Keinginan

Sebelum melakukan pembayaran QRIS, luangkan waktu sejenak untuk mempertimbangkan barang atau jasa yang akan dibeli. Membedakan kebutuhan dan keinginan membantu menentukan prioritas sehingga pengeluaran tetap sesuai anggaran.

Contohnya, ketika membeli makan siang, kebutuhan utamanya adalah makanan. Namun, pilihan tempat makan dan menu bisa disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

Sesekali memilih makanan dengan harga lebih terjangkau dapat memberikan ruang bagi kebutuhan lainnya. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati makanan yang disukai tanpa mengabaikan batas pengeluaran.

2. Buat Anggaran Harian dan Pisahkan Saldo QRIS

Transaksi bernilai kecil dapat terakumulasi menjadi pengeluaran besar apabila dilakukan berkali-kali sepanjang hari. Karena itu, penting untuk menetapkan batas anggaran harian atau mingguan, terutama untuk kebutuhan makan, transportasi, dan jajan.

Salah satu cara yang bisa dicoba adalah menyiapkan saldo digital khusus untuk transaksi QRIS sesuai anggaran yang telah ditentukan.

Dengan memisahkan saldo tersebut, pengguna dapat lebih mudah memantau sisa dana. Anggaran untuk kebutuhan lain pun tidak tercampur dengan uang yang dialokasikan untuk transaksi sehari-hari.

3. Periksa Riwayat Transaksi secara Berkala

Memantau riwayat pembayaran menjadi langkah penting untuk mengetahui ke mana uang digunakan. Luangkan beberapa menit setiap minggu untuk memeriksa transaksi melalui aplikasi pembayaran digital.

Jika tersedia, manfaatkan fitur pencatatan keuangan yang mengelompokkan pengeluaran secara otomatis. Misalnya, transaksi makanan, transportasi, kebutuhan harian, dan hiburan dapat dipisahkan berdasarkan kategorinya.

Dari catatan tersebut, pengguna bisa mengetahui jenis pengeluaran yang paling banyak menyerap anggaran. Informasi ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyusun batas pengeluaran pada minggu berikutnya.

Salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan adalah Catatan Keuangan di aplikasi ShopeePay. Fitur ini membantu pengguna memantau riwayat transaksi sehingga pengeluaran dapat dievaluasi dengan lebih mudah.

4. Manfaatkan Promo QRIS untuk Transaksi yang Direncanakan

Mengendalikan pengeluaran bukan berarti harus menghindari semua promo. Penawaran diskon maupun cashback dapat dimanfaatkan untuk berhemat, selama digunakan pada transaksi yang memang sudah masuk dalam rencana belanja.

Selain itu, pengguna juga berkesempatan mendapatkan diskon 60 persen untuk pembayaran QRIS menggunakan SPayLater di sejumlah merchant, antara lain Alfamart, Boost Juice, Indomaret, MR DIY, SPBU Vivo, dan merchant QRIS lainnya.

Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan syarat dan ketentuan promo. Jangan sampai membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan hanya karena tergiur potongan harga.

Menerapkan kebiasaan sederhana, mulai dari menentukan prioritas belanja, membatasi saldo transaksi, memeriksa riwayat pembayaran, hingga memanfaatkan promo secara bijak, dapat membantu menjaga pengeluaran tetap terkendali.

Dengan pengelolaan yang tepat, kemudahan pembayaran QRIS bisa dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari tanpa membuat anggaran keuangan terabaikan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online