Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Ilustrasi kambing. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, SURABAYA–Jawa Timur untuk pertama kalinya mengirim kambing ke Malaysia melalui jalur udara. Pesawat dipilih untuk memudahkan dan mempercepat waktu pengiriman.
"Ini merupakan yang pertama ekspor dengan menggunakan jalur udara, dan menjadi yang kedua setelah sebelumnya kami ekspor kambing ke Malaysia dengan menggunakan jalur laut," kata Chief Eksekutive Officer PT Inkopmar Cahaya Buana Rio Lukman di sela-sela pengiriman kambing di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Rabu di Sidoarjo, Jatim, Kamis (2/8).
Selaku eksportir, dia mengatakan kambing jenis domba tersebut diperoleh dari peternak yang berada di Provinsi Jatim, seperti dari Kabupaten Jember, Lumajang, dan juga dari Kediri.
Menurut dia, pada pengiriman perdana menggunakan jasa angkutan udara ini sebanyak 1.093 ekor kambing dan sampai dengan akhir tahun ditargetkan bisa mencapai 60.000 ekor kambing yang bisa diekspor.
"Padahal kebutuhan Malaysia kebutuhan ini bisa lebih dari itu. Kami juga sempat diberitahu beberapa jenis kambing dari negara lain yang akan masuk Malaysia, tetapi kami diberikan kesempatan karena rasa dari kambing asal Indonesia lebih enak," katanya.
Ia mengatakan, ke depan perluasan pasar juga akan dilakukan dengan membidik wilayah Timur Tengah sebagai salah satu tujuan ekspansi ekspor kambing asal Indonesia.
"Dari petani, kami memperoleh harga di kisaran Rp35.000 sampai Rp37.000 setiap kilogram daging hidup, tergantung dari wilayah masing-masing. Kemudian kami kumpulkan di Surabaya untuk selanjutnya diekspor ke Malaysia," ujarnya.
Ia juga mendorong kepada pemerintah, supaya bisa memberikan tempat khusus hewan selama berada di bandara, karena selama ini masih belum ada.
"Seperti saat ini, saat kambing tersebut menunggu proses muat ke pesawat, kondisinya sudah kepanasan dan tentunya mengalami dehidrasi," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya, Musyaffak Fauzi, mengatakan seluruh kambing yang akan diekspor ini sudah melalui uji yang lengkap dan dinyatakan sehat.
"Tentunya kambing ini sudah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat serta siap untuk diekspor," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Senin 21 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Film Djamin Setia Selamanya mengangkat perjuangan Djamin Ginting sekaligus membawa pesan keberanian menghadapi tantangan bagi generasi kini.
Jadwal SIM Sleman Senin 21 September 2026 di MPP Sleman, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, syarat perpanjangan SIM A dan C.
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.